LAZ UCare Indonesia, Beramal Melalui Yayasan

Cepat atau lambar kita sebagai manusia pasti akan merasakan sebagai mahluk sosial. Dapat diartikan secara sederhana arti dari kata mahluk sosial merupakan seseorang didalam menjalani kehidupan sehari-hari membutuhkan orang lain. Contoh bisa kita lihat didalam makanan dalam satu piring yang terdapat lauk pauk. Untuk dapat menghasilkan lauk pauk yang terdapat didalam satu piring nasi terdapat beberapa orang dari mulai petani, peternak, nelayan, pedagang, sampai koki baru setelah itu jadilah sebuah makanan yang terdapat didalam satu piring.

Dikarenakan hidup sebagai mahluk sosial maka tidak heran kalau kita sebagai manusia terkadang memiliki sifat untuk saling tolong menolong. Apalagi didalam kehidupan masyarakat setiap orang memiliki keadaan ekonomi yang berbeda-beda. Walaupun terjadi perbedaan ekonomi tetapi tetap saja beban untuk memenuhi kebutuhan hidup harus tetap dapat dipenuhi. Mungkin untuk sebuah keluarga dengan ekonomi yang baik dapat dengan mudah untuk memenuhi beban kebutuhan hidup sehari-hari. Namun akan berbeda ceritanya apabila sebuah keluarga dengan ekonomi menengah ke bawah untuk dapat memenuhi beban kebutuhan hidup sehari-hari rasanya cukup sulit dibandingkan dengan sebuah keluarga degan ekonomi yang baik.

Kini seperti yang kita ketahui bahwa seluruh dunia sedang dilandai sebuah pandemik akan virus Corona. Pada awalnya berdasarkan berbagai macam informasi yang beredar baik itu berupa tulisan sampai video menjelaskan tentang awal mulanya virus Corona datang. Dimana didalam informasi tersebut menerangkan bahwa awalnya virus Corona ini ditemukan di kota Wuhan. Seiring berubahan waktu ditambah dengan tingginya aktifitas manusia maka virus Corona dapat menyebar dan menginfeksi setiap orang yang ada. Kini virus Corona telah menjelma layaknya sebuah pandemik yang telah menyerang beberapa masyarakat didalam setiap belahan negara lainnya.

Pada awalnya virus Corona merupakan sebuah virus yang berkaitan dengan kesehatan namun dampak yang diberikan benar-benar hampir ke segala bidang. Di negara Indonesia sendiri virus Corona diindikasi pertama kali pada bulan Maret tahun 2020. Ketika pertama kalinya pemerintah mengumumkan ada warga negara Indonesia terinfeksi akan virus Corona pastinya menimbulkan berbagai macam efek kejut bagi masyarakat, pemerintah, maupun elemen-elemen yang ada di negara Indonesia ini.

Banyak sekali bidang yang menerima efek kejut dari adanya pengumuman oleh pemerintah akan warganya yang sudah terinfeksi akan virus Corona. Pertama adalah masyarakat yang mulai panik sehingga berlomba-lomba untuk membeli berbagai macam kebutuhan pokok ataupun kebutuhan lainnya. Kedua adalah mulai naiknya mapun hal-hal yang berkaitan dengan alat kesehatan akan virus Corona seperti masker. Ketiga adalah munculnya gelombang PHK dikarenakan pemutaraan uang dari satu pihak ke pihak lain. Perlu diakui bahwa bidang ekonomi dari adanya pandemik virus Corona seperti mendapatkan pukulan bertubi-tubi tanpa henti sampai babak belur. Walaupun babak belur bidang ekonomi tetapi harus tetap dipaksa untuk bertahan.

Untuk dapat mengembalikan ekonomi seperti sebelum pandemik virus Corona datang atau membalikan keadaan ekonomi menjadi lebih baik tidak mudah. Anggapan membalikan keadaan ekonomi ke arah yang lebih baik nyatanya tidak semudah dan secepat seperti membalikan telapak tangan. Bisa kita lihat saja untuk dapat mencapai pertumbuhan ekonomi diatas 5% saja sebelum terjadi pandemik virus Corona sangatlah sulit walaupun sudah mengeluarkan berbagai macam kebijakan apalagi ketika sedang terjadi pandemik virus Corona seperti ini.

Ketika pertumbuhan ekonomi tidak baik maka dampak lainnya akan mulai bermunculan salah satunya yaitu gelombang PHK bagi para pekerja. Perlu diakui ketika seseorang para pekerja telah dinyatakan PHK oleh sebuah perusahaan tempatnya bekerja maka sumber penghasilan akan menghilang. Ketika hal tersebut telah terjadi maka seseorang akan menjadi sulit untuk memenuhi kebutuhan apalagi ketika seseorang tersebut telah berkeluarga pastinya bebannya menjadi lebih besar lagi.

Maka untuk dapat keluar dari permasalahan tersebut salah satu caranya adalah melakukan kegiatan berbagai. Namun untuk saat pandemik virus Corona kegiatan berbagai mengalami perubahan yang sangat besar dikarenakan kebijakan pemerintah agar setiap masyarakat menjaga jarak. Untuk dapat melakukan dua kegiatan yaitu berbagi dan menjaga jarak pastinya tidak mudah walaupun demikian tetap saja dapat dikerjaan apalagi dengan hidup di zaman modern seperti ini maka solusi dapat ditemukan. Dimana solusi yang dapat ditempuh adalah dengan melalukan donasi secara online ataupun melalui sebuah yayasan. Berbicara tentang yayasan salah satunya yaitu LAZ UCare Indonesia.

Apa itu LAZ UCare Indonesia???

LAZ UCare Indonesia adalah sebuah Lembaga Amil Zaka (LAZ) Ucare Indonesia yang didirikan dengan menggunakan akta Notaris No.01 pada tanggal 3 Oktober di tahun 2017. Dimana fokus dari kegiatan LAZ UCare Indonesia adalah mengelola dana zakat, infak, shodaqoh, dan dana sosial lainnya. Untuk izin operasional dari LAZ UCare Indonesia sebagai Lembaga Amil Zakat tingkat Kota Bekasi No. 1312 Tahun 2018 dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat diperoleh pada tanggal 30 Agustus 2018.

Untuk lebih jelasnya mengenai LAZ UCare Indonesia tidak ada salahnya agar menonton video dibawah ini.

Diharapakan dengan adanya LAZ UCare Indonesia dapat menjadi sebuah jembatan bagi orang-orang yang menolong ditengah kondisi pandemik dan pembatasan gerak antara satu orang dengan orang lain dan meningkatkan SEMANGAT BERBAGI DI ERA BARU INI. Ketika sudah banyak donasi yang sudah dikumpul dan tersalurkan diharapakn di ujungnya setiap orang dapat melewati pandemik virus Corona dengan selamat serta dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. Terima kasih banyak.

Sumber:

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "LAZ UCare Indonesia, Beramal Melalui Yayasan"

Posting Komentar