Mempercepat Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat Dengan Digitalisasi

Pada waktu kecil saya merupakan seseorang yang memiliki kesehatan tidak baik seperti anak-anak kecil sesusianya. Munculnya kondisi kurang baik tersebut karena rendahnya konsumsi makanan & minuman yang bergizi. Bahkan berdasarkan standar kesehatan seseorang harus mengonsumsi makanan & minuman sebanyak 3 kali sehari dalam hal ini makanan berat tetapi saya hanya melakukan 1 kali/hari. Kondisi tersebut tentunya memberikan dampak akan munculnya penurunan kesehatan yang dimiliki oleh saya ketika kecil.

Untuk tetap dapat beraktifitas seperti biasa maka saya harus selalu mengecek kesehatan ke dalam fasilitas kesehatan secara berkala. Ketika awal-awal saya merasakan nyaman sekali untuk mengunjungi fasilitas kesehatan karena selalu ada harapan bahwa kesehatan saya akan membaik. Namun ketika sudah beberapa kali mengunjungi fasilitas kesehatan timbul rasa kecewa karena dua faktor. Pertama pengurusan dokumen yang berbelit-belit sehingga waktu sampai tenaga dikurang sangat besar. Kedua lamanya mendapatkan fasilitas kesehatan padahal kondisi tubuh yang membutuhkan fasilitas kesehatan cepat.

Bukan hal baru bahwa pengurusan dokumen didalam pemerintah terkadang berbelit-belit. Salah satu pengurusan dokemen yang berbelit-belit adalah dokumen pengurusan BPJS Kesehatan. Ada banyak dokumen yang harus disiapkan salah satunya yaitu:

  1. Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
  2. Pas foto calon peserta BPJS dengan ukuran 3×4, masing-masing sebanyak 1 lembar.
  3. Fotokopi KTP/Paspor, masing-masing 1 lembar.
  4. Fotokopi buku tabungan salah satu peserta yang namanya tertera di kartu keluarga.
  5. Dan masih banyak lagi.

Nyatanya ketika sudah dokumen sudah lengkap bukan bearti sudah selesai begitu saja. Tetapi masih panjang lagi proses tahapan yang harus dilalui. Dimana tahapan-tahapan tersebut benar-benar menguras waktu dan tenaga cukup lama. Jika sudah demikian maka kita sebagai masyarakat hanya bisa bersabar dan berhadap mendapatkan sebuah keajaiban bahwa proses pengurusan agar cepat selesai. Dengan cepat proses pengurusan maka harapannya fasilitas kesehatan segera didapatkan.

Karena banyaknya keluhan seperti yang dipaparkan pengalaman penulis serta keinginan terus memperbaiki dari pihak BPJS Kesehatan maka permasalahan tersebut kini diselesaikan. Berbicara mengenai solusi ada banyak sekali yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan tetapi tetap masih berkaitan dengan digitalisasi. Dimana secara nyata yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan dengan mengeluarkan beberapa hal yaitu:

#1. Mobile JKN BPJS Kesehatan

Mobile JKN BPJS Kesehatan merupakan sebuah aplikasi yang dibuat oleh BPJS Kesehatan agar memberikan sebuah kemudahan akses serta pelayanan yang optimal bagi para peserta. Bukan hanya itu saja didalam mobile JKN BPJS Kesehatan juga dapat mengakses berbagai informasi yang berkaitan dengan Jaminan Kesehatan Nasional dimanapun dan kapanpun. Ada berbagai macam fitur yang ada di mobile JKN BPJS Kesehatan seperti Info BPJS, Peserta, Lokasi, Tagihan, Cek VA, Pendaftaran PBPU, Pendaftaran Pengguna Mobile, Login, sampai Notifikasi Tagihan.

#2. Chat Assistant JKN (CHIKA)

Bisa dikatakan bahwa CHIKA adalah sebuah pelayanan informasi melalui obrolan (chatting) dengan sesosok robit/tokoh virtual dengan kecerdasan buatan atau AI (Artifical Intelegent). Sehingga ketika seseorang chat CHIKA ini rasanya seperti melakukan percakapan dengan manusia melalui sebuah pesan suara ataupun obrolan teks. Agar dapat merasakan CHIKA seseorang dapat melalui aplikasi seperti Whatsapp dengan nomor 08118750400, Telegram dengan link https://t.me/BPJSKes_bot, atau melalui Facebook Messenger BPJS Kesehatan.

#3. Voice Interactive JKN (VIKA)

Jika diartikan VIKA merupakan sebuah layanan informasi dengan menggunakan mesin penjawab. Dimana fungsi dari mesin penjawab tersebut untuk mengecek status tagihan dan kepesertaan JKN-KIS. Cara penggunakan layanan dari VIKA dengan cara Care Center 1500 400. Ketika sudah mengubungi Care Center maka pihak pengguna akan diarahkan untuk menekan angka sesuai dengan informasi yang dibutuhkan. Angka 1 untuk mengecek status kepesertaan JKN-KIS. Angka 2 untuk melakukan perubahan data. Angka 3 untuk berkonsultasi dengan dokter. Angka 4 untuk layanan sebuah badan usaha. Sedangkan angka 5 untuk informasi dan keluhan lainnya.

Agar lebih jelas mengenai ketiga produk tersebut bagi para pembaca maka disini penulis akan memberikan sebuah video yang menerangkan ketiga produk tersebut.

Dengan adanya ketiga produk digitalisasi yang dibuat oleh BPJS Kesehatan diharapkan dapat mampu menyelesaikan permasalahan yang penulis paparkan diatas ataupun permasalahan yang memang sudah ada didalam tubuh BPJS Kesehatan. Namun bukan hanya itu saja adanya perubahan digitalisasi yang dilakukan oleh pihak BPJS Kesehatan saat ini merupakan sebuah batu loncatan yang besar akan perubahan yang besar dibidang fasilitas kesehatan yang ada. Batu loncatan tersebut akan semakin besar karena saat ini kita sedang dihadapi oleh sebuah wabah pandemik virus Corona. Sehingga mau tidak mau masyarakat harus sedikit demi sedikit merubah ke arah digitalisasi dalam kehidupan sehari-hari.

Ya, memang jika kita analisis lebih jauh tentunya saat ini merupakan waktu yang pas untuk BPJS Kesehatan unjuk gigi akan layanan digitalisasinya yang baru tersebut. Apalagi produk digitalisasi yang dikeluarkan oleh BPJS Kesehatan bisa dikatakan berbanding lurus dengan keinginan pemerintah. Dimana keinginan pemerintah adalah menekan aktifitas diluar ruangan serta menekan pertemuan dengan orang lain. Dari keinginan tersebut harapannya tidak terjadi peluang akan terinfeksi virus Corona dari satu individu ke individu lainnya didalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Belum lagi saat wabah pandemik virus Corona fasilitas kesehatan merupakan hal yang penting untuk dapat dipenuhi oleh masyarakat. Apalagi ketika seseorang sudah terinfeksi virus Corona. Adanya BPJS Kesehatan berupa digitalisasi benar-benar membantu masyarakat. Mungkin pertolongan yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan melalui digitalisasi adalah dengan memberi bantuan akan biaya serta informasi mengenai fasilitas kesehatan yang bisa dikunjungi. Dengan hal tersebut tentunya dapat membuat masyarakat lebih tenang karena fasilitas kesehatan akan diberikan ketika seseorang terinfeksi oleh virus Corona. Lantas timbul sebuah pertanyaan yaitu:

Bagaimana Caranya BPJS Kesehatan Tersebut Agar Dapat Mempercepat Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat Dengan Produk Digitalisasi Yang Dibuat???

Tentunya disini agar para pembaca disini lebih memahami akan pertanyaan diatas maka disini penulis akan memberikan dua point secara nyata.

Kasus pertama akan melibatkan sebuah produk digitalisasi yang bernama Mobile JKN BPJS. Seperti yang telah dipaparkan diatas bahwa didalam mobile tersebut dapat melakukan beberapa kegiatan seperti Info BPJS, Peserta, Lokasi, Tagihan, Cek VA, Pendaftaran PBPU, Pendaftaran Pengguna Mobile, Login, sampai Notifikasi Tagihan. Biasanya kegiatan seperti info, pendaftaran PBPU, ataupun yang lainnya dilakukan harus datang ke lokasi dari BPJS Kesehatan. Dengan adanya Mobile JKN BPJS maka seseorang tidak perlu datang ke lokasi BPJS Kesehatan cukup dengan mengakses di hp serta masuk ke Mobile JKN BPJS kini sudah dapat melakukan beberapa kegiatan.

Kasus kedua akan melibatkan dua produk digitalisasi dari BPJS Kesehatan yaitu Chat Assistant JKN (CHIKA) ataupun Voice Interactive JKN (VIKA). Setiap pelayanan terkadang pastinya akan menimbulkan masalah-masalah didalam prosesnya. Agar dapat menyelesaikan masalah tersebut dapat menggunakan CHIKA atau VIKA. Bagi orang-orang yang suka chat maka dapat memilih CHIKA tetapi jika menyukai suara maka dapat memiliki VIKA. Dengan adanya dua pemaran tersebut dapat mengambarkan bahwa BPJS Kesehatan tersebut selalu saja melakukan sebuah gerakan untuk mempercepat layanan kesehatan bagi masyarakat melalui produk digitalisasi yang dibuatnya.

Namun untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih maksimal akan produk-produk digitalisasi yang dibentuk oleh BPJS Kesehatan dibutuhkan tiga pihak yang terlibat. Setiap pihak tentunya akan memiliki peran khusus yang hanya bisa dilakukan oleh pihak tersebut. Walaupun memiliki peran khusus masing-masing ketiga pihak yang terlibat tersebut saling berkaitan satu sama lain.

Pertama merupakan pihak pemerintah pusat . Disini pihak pemerintah pusat memiliki peran khusus yaitu membuat sebuah regulasi dari hulu ke hilir akan digitalisasi fasilitas kesehatan bagi masyarakat. Kedua merupakan pihak orang-orang yang bekerja didalam BPJS Kesehatan. Peran khusus bagi orang-orang yang bekerja di dalam BPJS Kesehatan adalah merealisasikan digitalisasi fasilitas kesehatan yang harus sesuai dengan regulasi yang dibuat oleh pemerintah pusat serta memperbaiki apabila ada keluhan dari masyarakat. Ketiga merupakan masyarakat sebagai pihak pengguna. Peran khusus yang dimiliki masyarakat adalah menggunakan produk digitalisasi yang telah dibuat serta melaporkan apabila terdapat keluhan agar segera diperbaiki.

Dari tadi membahas mengenai BPJS Kesehatan terus menerus. Namun apakah para pembaca mengetahui akan apa itu BPJS Kesehatan?. Mungkin sebagai para pembaca sudah mengetahui akan apa itu BPJS Kesehatan. Namun tidak menutup kemungkinan lainnya bahwa sebagai dari para pembaca tidak mengetahui akan apa itu BPJS Kesehatan. Maka agar seluruh para pembaca mengetahui akan apa itu BPJS Kesehatan maka alangkah baiknya jika penulis memaparkan didalam tulisan ini.

BPJS Kesehatan merupakan singkatan dari Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial Kesehatan. BPJS Kesehatan sendiri merupakan sebuah Badan Hukum Publik yang memiliki tanggung jawab secara langsung kepada Presiden dari negara Indonesia. Tugas dari adanya BPJS Kesehatan di negara Indonesia adalah sebuah pihak yang akan menyelenggarakan sebuah jaminan kesehatan secara nasional kepada seluruh rakyat negara Indonesia.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional mengatakan bahwa BPJS Kesehatan merupakan pihak penyelenggaraan program-program jaminan sosial didalam bidang kesehatan. dimana salah satu contoh dari program-program yang ada didalam BPJS Kesehatan tersebut seperti Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), yaitu Jaminan Kesehatan, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, dan Jaminan Kematian. Semua program-program yang ada didalam BPJS Kesehatan diharapkan dapat mensejahterakan seluruh rakyat di negara Indonesia.

BPJS Kesehatan serta BPJS Ketenagakerjaan dahulu masyarakat mengenalnya dengan sebutan Jamsostek. Dimana pada saat itu Jamsostek dikenal masyarakat merupakan sebuah program yang diberikan oleh pemerintah dalam kesatuan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). JKN sendiri diresmikan pada tanggal 31 Desember di tahun 2014. Kemudian tanggal 1 Januari 2014 mulai beroperasi jatuh pada tanggal 1 Januari 2014 dan pada tanggal 1 Juli 2015 barulah BPJS Ketenagakerjaan mulai beroperasi.

Dengan adanya produk digitalisasi yang dikeluarkan oleh BPJS Kesehatan diujungnya harapannya dapat memberikan sebuah layanan kesehatan yang lebih baik sehingga masyarakat tidak usah khawatir ketika sedang sakit. Terima kasih sudah membaca tulisan ini semoga bermanfaat. #DigitalisasiBPJSKesehatan


Sumber gambar, tulisan, video:

  1. https://smartpresence.id/blog/bpjs/ini-cara-dan-syarat-daftar-bpjs-kesehatan
  2. https://www.youtube.com/watch?v=cnRRL2j84Wo
  3. https://bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/post/read/2018/1010/Download-Aplikasi-Mobile-JKN
  4. https://play.google.com/store/apps/details?id=app.bpjs.mobile&hl=in&gl=US
  5. https://bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/post/read/2020/1627/CHIKA-Bantu-Penuhi-Kebutuhan-Informasi-Peserta-JKN-KIS
  6. https://www.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/post/read/2020/1702/Tak-Perlu-ke-Kantor-BPJS-Kesehatan-Indah-Tenang-ada-Chika-dan-Vika#:~:text=Selain%20itu%2C%20ada%20pula%20layanan,Kesehatan%20Care%20Center%201500%20400.&text=Peserta%20bisa%20tetap%20mendapatkan%20informasi%20dari%20rumah%2C%E2%80%9D%20ujar%20Johana
  7. https://www.youtube.com/watch?v=1Rjk5JfD2bo
  8. https://id.wikipedia.org/wiki/BPJS_Kesehatan
  9. https://www.youtube.com/watch?v=ZNIKfWB51KY
  10. https://pixabay.com/id/photos/bayi-anak-laki-laki-topi-tercakup-1399332/
  11. https://pixabay.com/id/photos/kertas-font-tua-antique-menulis-623167/
  12. https://www.instagram.com/p/CKuxZVBsXaG/?utm_medium=copy_link

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mempercepat Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat Dengan Digitalisasi"

Posting Komentar