Menyelesaikan Masalah Pejuang cuan Dalam Berbisnis

Memiliki sebuah bisnis mandiri merupakan banyak keinginan masyarakat. Ada sebuah hal yang selalu didengungkan ketika seseorang memiliki bisnis mandiri. Dimana hal yang selalu didengungkan tersebut adalah kebebasan. Kebebasan yang selalu dipaparkan ada banyak sekali dari mulai waktu sampai dana yang dimiliki. Dari dua kebebasan tersebut saja sudah menarik banyak masyarakat khususnya anak muda untuk terjun membuka sebuah bisnis mandiri.

Banyaknya masyarakat terlebih anak muda membuat bisnis mandiri tentunya menjadi hal yang positif bagi Indonesia. Banyaknya bisnis mandiri pastinya sejalan pula akan penyerapan tenaga kerja di daerah lingkungan bisnis tersebut berdiri. Tenaga kerja yang diserap dalam bisnis mandiri ada banyak sekali dari mulai tukang parkir, juru masak, juru minuman, kasir, dan masih banyak lagi. Bahkan dibeberapa bisnis mandiri yang sudah menjadi toko besar jumlah tenaga kerja yang terap bisa sampai puluhan sampai ratusan orang.

Penyerapan tenaga kerja tersebut memberikan dampak positif bagi Indonesia. Karena permasalahan tenaga kerja atau pengangguran di Indonesia masih tergolong tinggi. Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan bahwa jumlah pengangguran Indonesia berjumlah 9,1 juta orang pada Agustus 2021. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dari awalnya sebesar 8,7 juta orang pada Februari 2021. Tetapi jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu mengalami penurunan yaitu berada dengan jumlah 9,8 juta orang. Dilihat-lihat untuk pengangguran Indonesia menurun dalam tingkatan pengangguran terbuka (TPT). Tercapat dalam TPT Indonesia berada di angka 6,49% pada Agustus 2021. TPT tersebut mengalami penurunan dari 9,72% pada Februari 2021 dan 7,07% pada Agustus 2020. Walaupun demikian jika hanya melihat anggka yang berada di angka 9 juta orang pengangguran bisa dikatakan cukup banyak jumlahnya.

Secara sederhana seseorang yang dikatakan pengangguran pastinya ada banyak sekali definisi yang dipaparkan. Sedangkan untuk penulis sendiri pengangguran dapat dikatakan apabila seseorang yang belum menghasilkan pendapatan sendiri akibat tidak memiliki pekerjaan. Apakah para pembaca setuju akan pemaparan arti pengangguran dari penulis???. Jika tidak, maka tidak ada salahnya untuk para pembaca memaparkan arti atau definisi mengenai pengangguran menurut para pembaca.

Pengangguran memberikan dampak yang kurang bagi terhadap bidang banyak bidang. Berdasarkan Buku Ekonmi Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial mengatakan bahwa pendapatan per kapital dan nasioanal dengan adanya pengangguran akan menjadi menurun. Menurunnya pendapatan per kapital dan nasional karena kualitas dan produk yang dihasilkan menurun pula. Belum lagi negara yang membutuhkan dana dari pajak yang ditarik kepada masyarakat tidak bisa didapatkan. Padahal dana dari sumber pajak sangat penting bagi Indonesia untuk membangun kualitas sumber daya manusia. Tetapi dengan banyaknya pengangguran yang menyebabkan rendahnya penarikan dana membuat pembangunan kualitas sumber daya manusia menjadi terhambat. Ketika sudah terjadi penghambatan pembangunan kualitas sumber daya manusia akan membuat Indonesia tertinggal serta berbagai macam sektor inti akan dipegang oleh negara lain yang kualitas sumber daya manusianya lebih berkualitas.

Disini pihak pemerintah dan masyarakat tentunya tidak mau menginginkan sektor inti dikuasai oleh sumber daya manusia dari negara lain. Apabila peristiwa tersebut benar-benar terjadi tentunya Indonesia seperti terjajah kembali tetapi dalam dunia modern. Supaya peristiwa tersebut tidak benar-benar terjadi di Indonesia pada masyarakatnya maka pihak pemerintah melakukan banyak sekali cara yang dilakukan. Salah satu cara yang dilakukan oleh pemerintah adalah program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Pihak pemerintah menyediakan program PEN untuk menyediakan insetif dukungan bagi para UMKM di tahun 2020 dan 2021. Hasil realisasi program PEN digelontorkan dana sebesar Rp 112,84 triliun yang telah diberikan kepada lebih dari 30 juta UMKM pada tahun 2020. Sedangkan untuk tahun 2021 pihak pemerintah sampai mengelontorkan dana untuk program PEN sebanyak Rp 121,90 triliun. Progam PEN di tahun 2020 untuk UMKM mencatat keberhasilan dalam menjadi bantalan serta dukungan bagi para pemilik bisnis mandiri khususnya dalam bidang informal dan UMKM. Berdasarkan program PEN juga turut membantu menekan penurunan tenaga kerja yang dibuktikan dari data BPS. Dimana data BPS per Agustus 2020 terjadi penciptaan kesembatan kerja dengan penambahan berada di angka 0,76 juta orang yang membuka usaha dan kenaikan 4,55 juta buruh informal.

Tidak hanya itu saja pihak pemerintah juga terus melakukan dorongan bagi para pelaku UMKM juga kini mendorong para UMKM untuk dapat on board ke platform digital. Dimana platform digital tersebut dengan melalui sebuah program yaitu Program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI). Kini sudah berada di akhir 2020 sudah banyak sekali para pelaku UMKM dengan angka 11,7 juta UMKM on boarding. Harapannya ketika sudah memasuki tahun 2030 jumlah para pelaku UMKM yang sudah go digital mencapai angka 30 juta. Agar lebih maksimal dalam memajukan para pelaku UMKM pihak pemerintah juga melakukan perluasan dalam melakukan eksport produk yang dihasilkan Indonesia melalui kegiatan ASEAN Online Sale Day (AOSD) di 2020.

Alasan pihak pemerintah mendorong para pelaku UMKM karena UMKM merupakan pilar terpenting dalam ekonomi Indonesia. Banyaknya jumlah UMKM di Indonesia diperkirakan sudah mencapai angka 64,19 juta. Secara komposisi dari jumlah tersebut terdapat Usaha Mikro dan Kecil yang sangat didominasi mencapai angka 64,13 juta atau sekitar 99,92% dari keseluruhan sektor usaha. Bahkan sudah banyak informasi yang bertebaran di dalam berbagai media massa mengatakan bahwa UMKM merupakan tulang punggu dari ekonomi Indonesia. Sehingga ketika UMKM tersebut tidak kuat dalam menahan berbagai macam serangan maka ekonomi Indonesia akan menjadi sangat rapuh dalam kekacauan.

Berbicara mengelola UMKM tidak hanya didominasi oleh keuangan yang melimpah tetapi masih banyak lagi. Salah satu contoh masalah yang krusial dalam mengelola UMKM adalah akutansi. Akutansi menurut KBBI adalah teori dan praktik perakunan, termasuk tanggung jawab, prinsip, standar, kelaziman (kebiasaan), dan semua aktivitasnya; hal yang berhubungan dengan akuntan; seni pencatatan dan pengikhtisaran transaksi keuangan dan penafsiran akibat sebuah transaksi terhadap suatu kesatuan ekonomi. Fungsi utama dari adanya akutansi adalah sebagai informasi keuangan suatu bisnis atau perusahaan. Bisa dikatakan pula bahwa akutansi dalam sebuah UMKM adalah pengontrol atau pengendali keuangan. Dengan hal tersebut maka bisa dikatakan bahwa akutansi dalam UMKM merupakan sebuah hal yang sangat penting.

Tetapi mencari seseorang akutansi yang memiliki semangat kerja dan produktifitas yang tinggi sangat sulit ditemukan. Jika pun ada seseorang akutansi dengan kriteria yang dibutuhkan terkadang membutuhkan gajih yang sangat besar. Padahal didalam UMKM terkadang untuk membayar dan bertahan saja cukup sulit kini beban harus menjadi besar dengan mengkerjakan seorang akutansi. Untuk tetap dapat menyediakan seseorang akutansi tetapi dengan biaya yang murah dikantong kini muncul sebuah hal yang bernama Kledo.

Apa itu Kledo???

Kledo bisa diartikan yaitu software akutansi online berbasis cloud. Untuk develop dari Kledo dimiliki oleh PT Kledo Berhati NyaMan. Di mulai pendirian sampai saat ini Kledo sudah banyak sekali digunakan bahkan jika dihitung-hitung sudah mencapai angka 2.000 perusahaan yang tersebar di wilayah-wilayah Indonesia. Untuk sisi tampilan Kledo selalu melakukan upayah untuk menampilkan data grafik secara sederhana serta mudah dipahami. Harapannya dengan pemaparan secara sederhana serta mudah dipahami agar memudahkan para pengguna dalam hal ini para pemilik UMKM dengan latar belakang yang berbeda-beda dalam mengembankan bisnis UMKM yang dilakukan.

Kledo sendiri dimulai untuk mengubah bisnis-bisnis dengan skala kecil. Dimana skala kecil tersebut pastinya memiliki sistem yang konvensional menjadi sebuah bisnis yang bankable serta mampu bersaing secara nasional dan global. Pihak Kledo juga memahami bahwa para UMKM yang skala kecil memiliki pencatatan yang tidak rapih dalam administrasi. Padahal pencatatan mengenai administrasi dalam sebuah bisnis merupakan hal yang utama. Dengan baiknya pencatatan administrasi membuat para pemilik bisnis menjadi tau akan arus keuangan yang dilakukan. Jika tidak dicatat pastinya keuangan yang terjadi akan keluar dengan tidak tahu tujuannya. Akibat hal tersebut disini pihak Kledo hadir untuk mendekatkan para pemilik bisnis UMKM menjadi lebih teknologi serta dapat naik ke level berikutnya.

Kledo juga memiliki kantor pusat yang berada di Jogya. Tidak hanya kantor pusat berada di Jogya tetapi pihak Kledo didukung oleh para talenta-talenta baik muda maupun yang sudah dewasa memiliki sisi inovatif yang tinggi. Apalagi dengan lokasi berada di Jogya yang dikenal sebagai tempat pelajar membuat teknologi sampai gairah perubahan sangat tinggi. Hal tersebut tentunya baik karena dengan hal tersebut dapat menjadi roda gerak yang memberikan dampak yang sangat besar pada masyarakat melalui hadirnya Kledo. Setelah sekian banyak berselancar dalam lautan Kledo penulis menarik beberapa alasan-alasan mengapa seseorang dalam hal ini pemilik bisnis UMKM mandiri harus menggunakan produk layanan Kledo yaitu:

Pertama adalah dapat laporan keuangan secara realtime.

Hal yang menarik dalam menggunakan produk layanan Kledo adalah dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Untuk login layanan Kledo hanya cukup menggunakan teknologi seperti PC, table, sampai smartphone yang dihubungkan dengan internet maka seseorang dapat mengakses laporan keuangan bisnis secara realtime. Dengan mudahnya dalam mengakses maka para pemilik bisnis UMKM dapat memantau serta mengetahui akan langkah selanjutnya yang dipilih untuk mengembangkan bisnisnya menjadi lebih baik lagi.

Kedua adalah dapat mencoba secara gratis.

Hal yang kedua dirasakan ketika menggunakan layanan dari Kledo adalah para pengguna yang pemula akan diberikan secara gratis. Adanya layanan secara gratis tersebut maka para pengguna seluk beluk dalam menggunakan layanan yang diberikan oleh Kledo. Mencoba secara langsung pastinya akan memberikan sebuah pengalaman yang baik bagi para pemilik bisnis UMKM. Sehingga para pemilik tersebut dapat mengetahui cara memakai akan layanan dari Kledo dari A sampai Z serta lain-lainnya.

Ketiga adalah harga yang ditawarkan cukup murah di dompet.

Ya, harga menjadi masalah yang sangat besar. Jika harga yang ditawarkan tergolong tinggi maka seseorang pemilik UMKM akan tidak mau menggunakan layanan dari Kledo. Tetapi jika melihat kedalam Kledo harga yang ditawarkan cukup murah di kantong. Banyak sekali pilihan harga yang dapat dipilih dari mulai yang Rp 0 sampai Rp 219.900. Semua harga yang ditawarkan tentunya disesuaikan dengan kegunaan serta kapasitas dana yang dimiliki oleh para pemilik UMKM.

Keempat adalah testimoni.

Dalam kehidupan yang serba cepat serta teknologi yang sudah berkembang dengan pesat kini sebuah produk harus memiliki testimoni. Testimoni yang bersifat ke arah positif akan mendatangkan banyak pengguna atau pembeli lebih besar dibandingkan seseorang bisnis UMKM yang memiliki testimoni kurang positif. Agar lebih jelas mengenai testimoni terhadap Kledo salah satu didaparkan oleh seseorang Adi yang dikenal sebagai Founder Niffly Jewelry. Berikut ini adapah pemaparan Adi ketika sudah menggunakan layanan dari Kledo yaitu:

Memang ada banyak sekali alasan-alasan mengapa seseorang dalam hal ini pemilik bisnis UMKM tetapi salah satunya telah dipaparkan oleh penulis diatas. Setelah menyelam dalam website Kledo ada beberapa alasan-alasan lainnya mengapa seseorang dalam hal ini pemilik bisnis harus menggunakan layanan yang dimiliki oleh Kledo. Berikut ini adalah salah satu alasan yang didapatkan oleh penulis yaitu:

Setelah memaparkan banyak hal mengenai mengenai Kledo tentunya akan ada kekurangan yang dipaparkan. Dimana kekurangan yang dipaparkan tersebut yaitu tutorial dalam menggunakan Kledo. Berikut ini salah satu mengenai “TUTORIAL MENCATAT TRANSAKSI PENJUALAN DANMENERIMA PEMBAYARAN”:

Harapannya dengan adanya Kledo yang dikenal dengan software akuntansi online atau software akuntansi Kledo para pejuang cuan dalam hal para pemilik bisnis UMKM secara mandiri menjadi lebih baik dari pada sebelumnya. Apalagi kini dengan adanya bantuan dari Kledo harapannya para pemilik bisnis UMKM dapat bergerak ke arah nasional sampai internasional dengan pencatatan yang baik. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi anda para pembaca. Terima kasih.

Sumber gambar, tulisan, dan video:

  1. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/11/05/pengangguran-indonesia-kini-ada-91-juta-orang-turun-tipis-dari-tahun-lalu#:~:text=Jumlah%20Pengangguran%20dan%20Tingkat%20Pengangguran%20Terbuka%20(TPT)%20Indonesia&text=Badan%20Pusat%20Statistik%20(BPS)%20mencatat,periode%20yang%20sama%20tahun%20lalu
  2. https://katadata.co.id/intan/berita/620f21458eabf/10-jenis-pengangguran-dan-dampaknya-pada-ekonomi#:~:text=Dampak%20Pengangguran%20Terhadap%20Ekonomi&text=Dampak%20pengangguran%20di%20bidang%20pembangunan,suatu%20negara%20dipengaruhi%20oleh%20pendapatan
  3. https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/2939/dukungan-pemerintah-bagi-umkm-agar-pulih-di-masa-pandemi
  4. https://www.jurnal.id/id/blog/pengertian-akuntansi-dan-pentingnya-dalam-bisnis/#Definisi_Akuntansi_Menurut_Para_Ahli_Adalah_Sebagai_Berikut
  5. https://youtu.be/DZOLCNcoA98
  6. https://Kledo.com/
  7. https://youtu.be/09i9VKDpx8w
  8. https://youtu.be/5XytTtjPu3E
  9. https://pixabay.com/id/photos/pekerjaan-kantor-tim-bisnis-5382501/

Postingan terkait:

1 Tanggapan untuk "Menyelesaikan Masalah Pejuang cuan Dalam Berbisnis"

  1. Terima kasih atas penjelasan yang sangat mudah untuk saya pahami mengenai masalah pejuan cuan. Untuk meningkatkan cuan, Anda perlu meningkatkan pengelolaan keuangan Anda secara signifikkan. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan software akuntansi

    BalasHapus