Agen Perubahan di Tengah Perubahan Iklim

Di tengah-tengah perjuangan kemerdekaan Indonesia masa lampau terdapat para pemuda yang memainkan peran penting dalam merintis jalannya. Dimana sosok-sosok pemuda dipenuhi oleh semangat patriotisme dan tekad yang tinggi. Kedua hal tersebut memiliki satu tujuan berupa melawan penjajah sampai ke akarnya agar keluar dari wilayah Indonesia. Maka tidak heran jika pada saat itu para pemuda turut juga menggugah semangat seluruh lapisan masyarakat. Tidak heran jika saat itu seluruh lapisan bersatu padu untuk membela wilayah dan masyarakat Indonesia agar terbebas dari dampak kurang baik akibat penjajahan.

Bukti nyata para pemuda Indonesia pada masa perjuangan tersebut tidak berdiam diri dapat dilihat dari berbagai macam aksi yang dilakukan seperti melalui berbagai organisasi pemuda. Dari sekian banyak organisasi pemuda dibentuk salah satunya dikenal oleh masyarakat dengan nama Budi Utomo. Pada kegiatan organisasi pemuda tersebut ada banyak sekali kegiatan seperti berdiskusi, merencanakan strategi perlawanan, sampai mendidik satu sama lain akan pentingnya persatuan dan semangat nasionalisme. Hal tersebut membuktikan bahwa para pemuda Indonesia tidak hanya menjadi penonton semata tetapi lebih menjadi agen perubahan khususnya dalam meraih kemerdekaan Indonesia.

Tidak hanya itu para pemuda Indonesia juga dalam memperjuangkan kemerdekaan melalui berbagai bentuk perlawanan baik secara fisik maupun non-fisik. Untuk bentuk dari fisik seperti perang gerilya, menyusup ke barisan musuh, sampai mengumpulkan intelijen. Sedangkan perjuangan bentuk non-fisik berupa penggunaan media massa dan propaganda untuk menyebarkan semangat kemerdekaan kepada seluruh rakyat Indonesia yang berada di seluruh wilayah kepulauan. Penggunaan media massa tersebut bisa melalui berbagai cara seperti tulisan, pidato, sampai lagu-lagu kebangsaan dengan satu tekad berupa meraih kemerdekaan dari penjajah.

Berbicara mengenai kontribusi para pemuda Indonesia sangatlah besar khususnya dalam mengubah pandangan masyarakat. Pandangan masyarakat disaat itu masih bersifat kedaerahan yang membuat perlawanan juga masih kedaerahan. Tetapi semua tersebut mengalami perubahan akibat kegiatan yang dilakukan oleh para pemuda Indonesia. Buktinya kegiatan pemuda Indonesia tersebut terjadi pada tanggal 28 Oktober 1928 yang dikenal sebagai peristiwa Sumpah Pemuda. Sumpah Pemuda tersebut lambang penyatuan semangat kebangsaat di atas perbedaan yang ada dalam kehidupan bermasyarakat Indonesia. Melalui sumpah suci yang dilaksanakan oleh para pemuda menciptakan dasar persatuan yang memicu lahirnya semangat nasionalisme sejati.

Kontribusi gemilang yang dilakukan oleh para pemuda melalui Sumpah Pemuda membawa Indonesia ke gerbang kemerdekaan yang terbebas dari cengkraman penjajah. Sumpah suci yang dikenal dengan nama Sumpah Pemuda tersebut bukan hanya sekadar janji. Tetapi lebih dari itu merupakan komitmen yang membakar semangat seluruh lapisan khususnya para pemuda untuk bersatu dalam satu bendera, bahasa, dan tanah air. Sehingga adanya Sumpah Pemuda tersebut tidak hanya menggambarkan akan semangat persatuan saja tetapi juga dapat menciptakan pondasi yang kuat dalam melawan dan mengisir penjajah. Diakhirnya pada tanggal 17 Agustus 1945 seluruh masyarakat Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Maka pada tanggal tersebut dinyatakan bahwa seluruh masyarakat dan wilayah Indonesia sudah tidak berada di cengkraman penjajah.

Pemaparan diatas dapat dikatakan bahwa para pemuda memiliki peran krusial sebagai agen perubahan bagi bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik. Para pemuda tersebut dapat diibaratkan seperti motor penggerak pada berbagai transformasi pada bidang sosial, ekonomi, dan politik. Apalagi para pemuda memiliki semangat inovasi yang tinggi, keberanian dalam menghadapai tantangan, sampai pemikiran yang kritis. Beberapa kondisi para pemuda tersebut dapat diarahkan untuk dapat menyelesaikan berbagai macam masalah yang ada di masyarakat saat Indonesia telah mengalami kemerdekaannya.

Walaupun Indonesia sudah merdeka bukan berarti bahwa masalah sudah selesai sampai disitu. Tetapi pasca kemerdekaan Indonesia dihadapkan dalam masalah dalam membangun negara dari kondisi penjajahan yang membatasi gerak geriknya. Dimana dari sekian banyak masalah serius tersebut terkait dengan perubahan iklim. Nyatanya setelah kemerdekaan tepatnya pada beberapa bulan yang lalu sampai saat ini dampak dari perubahan iklim mulai terasa. Hal tersebut dapat terlihat dari adanya peningkatan suhu ekstrim.

Berdasarkan ilmu pengetahuan secara umum memaparkan bahwa Indonesia berada di dua musim. Musim tersebut berupa musim hujan dan musim kemarau. Perbedaan antara dua musim tersebut dapat terlihat dari kalender bulan. Dimana bulan-bulan yang berakhiran -ber menandakan musin hujan sedangkan bulan lainnya akan masuk ke dalam musim kemarau. Tetapi sampai saat bulan Oktober ini masih sangat jarang wilayah Indonesia memasuki tanda-tanda musim hujan. Walaupun terkadang dibeberapa wilayah terasa hujan tetapi intensitasnya waktunya sebentar.

Panas ekstrim yang terjadi sampai bulan Oktober ini juga sampai menarik perhatian media massa. Ada banyak sekali media massa yang mengangkat akan peristiwa tersebut. Salah satu media masa yang mengangkat atas peristiwa panas dapat terlihat dari video dibawah ini:

Berdasarkan hasil laporan yang diberikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui postingan di akun Instagram di @infombkg pada Jumat 6/10/2023. Maka berikut ini wilayah terpanas di Indonesia yaitu:

Tidak hanya itu saja BMKG melaporkan juga bahwa suhu udara secara rata-rata pada September 2023 telah mencapai 27 derajat celsius. Nilai rata-rata tersebut didapatkan dari analisis terhadap 116 stasiun pengamatan BMKG. Padahal untuk normal suhu udara klimatologis untuk September 2023 jika disandingkan dalam periode 1991-2020 berada di angka 26,6 derajat celsius dengan kisaran normal 20,1-28,6 derajat celsius.

Perubahan iklim yang terjadi saat ini disebabkan oleh berbagai faktor kompleks di antaranya berupa deforestasi dan polusi udara. Deforestasi atau penggundulan hutan secara masif dapat mengurangi kemampuan alam untuk menyerap karbon dioksida dari atmosfer. Dikarenakan terjadi pengurangan penyerapan tersebut membuat terjadi keningkatan terhadap konsentrasi gas rumah kaca.

Walaupun lajunya deforestasi hutan primer Indonesia terus menerus mengalami penurunan pada beberapa tahun terakhir. Hal tersebut dapat terlihat dari data Global Forest Watch yang memaparkan bahwa lahan hutan primer Indonesia tercatat hanya berkurang 270 ribu hektare (ha) tahun 2020. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang telah mencapai 323,6 ribu ha. Meskipun demikian laju dari deforestasi Indonesia masih berada di 10 terbesar di dunia pda tahun lalu dihapit oleh Bolivia dan Peru.

Berbicara mengenai polusi udara juga dapat terlihat dari salah satu kota bernama Jakarta. Kualitas udara di Jakarta jika harus dihitung menduduki posisi keenam sebagai kota dengan udara terburuk di dunia pada Senin (25/9/2023). Posisi tersebut berdasarkan data situs pemantauan kualitas udara IQAir pukul 06.53 WIB yang memaparkan bahwa indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada di angka 129. Angka tersebut menunjukan bahwa kualitas udara termasuk ke dalam katergori tidak sehat dengan pilusi udara PM2,5 dan nilai konsentrasi 47 mikrogram per meter kubik. Angka kualitas udara tersebut tidak sehat bagi kelompok masyarakat yang sensitif karena dapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang dapat menimbulkan kerusakan.

Tentunya kondisi kualitas udara di Jakarta terjadi karena berbagai macam faktor salah satunya kendaraan. Semakin banyak jumlah kendaraan yang ada maka konsumsi bahan bakar semakin besar. Tetapi peningkatan tersebut tidak hanya itu saja pencemaran udara karena jumlah kendaraan yang banyak akan menghasilkan gas-gas sisa pembakaran dari kendaraan bermotor.

Menurut data yang dimiliki Badan Pusat Statistik (BPS) memaparkan bahwa jumlah kendaraan bermotor di Jakarta konsisten bertambah tiap tahun selama 2017-2021. Dimana jumlah kendaraan di Jakarta untuk tahun 2021 sudah mencapai angka 21,75 juta unit. Angka tersebut menunjukan terjadi pertumbuhan 7,6% dari tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).

Secara total jumlah kendaraan di Jakarta untuk tahun 2021 terbagi ke dalam beberapa bagian. Sebanyak 75,92% dipegang oleh sepeda motor, 18,89% dipegang oleg mobil, 3,61% dipegang oleh kendaraan jenis truk, sedangkan untuk bus memiliki proporsi 1,57%.

Berbagai macam faktor seperti yang telah dipaparkan membuat perubahan iklim menjadi parah. Tentunya saja kondisi tersebut bagi Indonesia memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat apalagi Indonesia berada di kawasan tropis. Adanya perubahan tersebut berupa cuaca ekstrem seperti banjir, tanah longsor, sampai kekerungan yang terjadi. Hal tersebut dapat terlihat dari pihak petani yang mulai mengalami kerugian akibat cuaca yang tidak stabil sehingga terjadilah gagal panen. Untuk lebih jelasnya dapat terlihat dari video dibawah atas berita mengenai kekeringan yang terjadi akibat perubahan iklim:

Disamping itu ada dampak lainnya dari terjadinya perubahan iklim berupa pesisi Indonesia mulai mengalami ancaman akibat naiknya permukaan laut. Menurut Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) memaparkan terjadi kenaikan air laur akibat perubahan iklim berkisar 0,8-1 meter sampai tahun 2100. Artinya selama 80 tahun ke depan akan terjadi kenaikan permukaan air laut mencapai 1 cm per tahun. Kenaikan permukaan air laut tersebut dapat mengancam wilayah pesisir Indonesia salah satunya berada di kawsan pesisir Pantai Utara (Pantura).

Laporan yang dimiliki oleh Greenpeace Asia Timur juga melaporkan atas 7 kota pesisi Asia yang akan berpotensi tenggelam tahun 20230. Jakarta merupakan posisi kedua dari hasil laporan tersebut. Di dalam laporan tersebut dipaparkan bahwa hampir 17% dari total dataran Jakarta akan berada dibawah tingkat dimana air laut dapat naik jika banjir 10 tahunan yang terjadi pada tahun 2030.

Nyatanya adanya perubahan iklim juga mempengaruhi kesehatan masyarkat berupa peningkatan kasus penyakit terkait cuaca ekstrem seperti demam, malaria, dan penyakit pernapasan akibat kualitas udara yang kurang baik. Pemaparan atas dampak dari perubahan iklim yang terjadi bukan hanya berfokus kepada masalah lingkungan semata. Tetapi lebih dari itu dampak yang diberikan kepada beberapa hal seperti ekonomi, sosial, sampai kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Solusi untuk mengatasi isu perubahan iklim memerlukan peran aktif dan kreatif dari para pemuda. Sebagaimana peran yang dimainkan oleh para pemuda dalam meraih kemerdekaan Indonesia di masa lampau. Dimana para pemuda pada saat itu memiliki energi, semangat, dan inovasi dalam meraih kemerdekaan di masa lampau kini diubah menjadi mencari solusi atas permasalahan perubahan iklim. Para pemuda tersebut dapat menjadi agen-agen perubahan yang aktif dalam menyelesaikan masalah perubahan iklim. Dengan melibatkan para pemuda Indonesia dapat menghadapi tantangan perubahan iklim dengan lebih efektif akan menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Setelah dipaparkan mengenai berbagai macam hal diatas. Kini timbul kembali sebuah pertanyaan yaitu:

Tindakan apa saja yang dapat dilakukan para pemuda dalam menyelesaikan permasalahan perubahan iklim dan perlindungan hutan?

Untuk dapat menjawab pertanyaan diatas penulis paparkan menjadi dua bagian berupa tindakan sederhana dan out of the box. Walaupun demikian dua tindakan tersebut masih dapat dilakukan oleh para pemuda ataupun masyarakat secara umum.

Berikut ini beberapa contoh tindakan secara sederhana berupa:

  1. Pemahaman dan Edukasi. Memberikan penyuluhan berupa informasi di sekolah atau komunitas tentang pentingnya menjaga hutan dan cara mengurangi jejak karbon.
  2. Menghemat Kertas. Mengurangi penggunaan kertas dengan mendaur ulang atau menggunakan kertas daur ulang serta membatasi pencetakan dokumen yang tidak perlu.
  3. Menggunakan Sepeda atau Berjalan Kaki. Menggunakan sepeda atau berjalan kaki untuk aktivitas sehari-hari seperti pergi ke sekolah atau berbelanja untuk mengurangi polusi udara akibat sisa pembakaran dari kendaraan transportasi.
  4. Penghematan Air di Rumah. Mengajak masyarakat untuk mematikan keran saat menyikat gigi dan mandi cepat serta memperbaiki keran yang bocor untuk menghemat air.
  5. Menanam di Pot. Bagi mereka yang tinggal di apartemen atau rumah tanpa halaman melalui menanam tanaman kecil di pot-pot kecil sebagai bentuk konservasi tumbuhan.
  6. Menggunakan Produk Ramah Lingkungan. Menggunakan sabun, sampo, dan deterjen ramah lingkungan yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya yang bisa mencemari air.

Sedangkan beberapa contoh tindakan out of the box berupa:

  1. Green Tech Workshops. Mengadakan workshop teknologi hijau di sekolah-sekolah untuk mengajarkan siswa cara menggunakan teknologi seperti panel surya dan sistem pengumpulan air hujan untuk keberlanjutan rumah tangga.
  2. Community Seed Bank. Membuat bank biji tanaman di komunitas lokal di mana orang dapat menukarkan varietas biji tanaman langka atau lokal agar mempromosikan keberlanjutan pertanian.
  3. Bike to Plant. Mengadakan acara berkendara sepeda yang melibatkan komunitas lokal dan setiap peserta harus menanam pohon di akhir rute perjalanan.
  4. Trash-to-Treasure Markets. Mengorganisir pasar barang bekas di mana orang dapat mendaur ulang barang-barang lama menjadi seni atau produk baru untuk mendukung konsep ekonomi sirkular.
  5. Solar-Powered Community Center. Mengumpulkan dana untuk membangun pusat komunitas yang menggunakan energi matahari sepenuhnya dalam memperlihatkan potensi energi terbarukan kepada masyarakat.
  6. Melakukan penelitian terkait hal-hal untuk memperbaiki iklim. Hasil penelitian tersebut harus benar-benar dapat diaplikasikan secara nyata untuk diterapakan dalam menyelesaikan masalah perubahan ilklim. Pada point ini lebih ditekankan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh para pemuda yang berstatus sebagai mahasiswa karena memiliki telah menyenyam pendidikan di bangku perguruan tinggi.

Pada dasarnya akan ada banyak sekali tindakan sederhana sampai out of the box dari para pemuda salah satunya seperti yang dipaparkan diatas. Apakah para pembaca memiliki pemikiran yang berbeda dari tindakan yang harus dilakukan oleh para pemuda dalam menyelesaikan masalah perubahan iklim?. Jika ada maka tidak ada untuk memaparkan hal tersebut didalam kolom komentar agar terjadi bertukar informasi antara para pembaca dengan penulis.

Harus diakui bahwa para pemuda Indonesia memiliki penuh harapan dan tekad dalam membuat perubahan konkret akan penanganan isu perubahan iklim dan perlindungan hutan. Maka akan ada sebuah harapan berupa di wilayah Indonesia akan terbebas dari permasalahan akan perubahan iklim yang saat ini sudah terasa seperti kekeringan, panas ekstrim, dan hal lainnya. Sehingga didepan nanti para generasi muda Indonesia akan lebih nyaman menjalani kehidupan sehari-harinya karena para para pemuda saat ini sudah mempersiapkan sebaik mungkin wilayah Indonesia agar lebih bersifat lingkungan. Dengan kondisi tersebut maka para generasi muda yang akan datang akan dapat menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas karena sudah disokong oleh wilayah yang nyaman untuk ditingali. Sehingga diakhirnya para SDM tersebut akan menjadi penopang dalam merealisasikan Indonesia Emas 2045.

#UntukmuBumiku maka ayo para generasi muda Indonesia bersatu dalam #TeamUpForImpact untuk membentuk gerakan #MudaMudiBumi yang berdaya dan bersama-sama bergerak untuk menjaga alam dan menciptakan dampak positif bagi masa depan bangsa Indonesia. Selain itu dengan melakukan bersama dengan #BersamaBergerakBerdaya demi keberlanjutan dan keemasan Indonesia menuju tahun 2045.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi anda para pembaca. Terima kasih.

Yuk share mimpi kamu terhadap penanganan isu perubahan iklim dan perlindungan hutan!

Sumber tulisan, gambar, dan video:

  1. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/10/06/10-wilayah-dengan-suhu-terpanas-di-indonesia-awal-oktober-2023
  2. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/10/03/terasa-panas-anomali-suhu-udara-september-2023-tertinggi-keempat-sejak-1981
  3. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/11/04/laju-deforestasi-hutan-primer-indonesia-peringkat-4-di-dunia
  4. https://news.republika.co.id/berita/s1j0om463/hari-ini-kualitas-udara-jakarta-terburuk-keenam-di-dunia
  5. https://databoks.katadata.co.id/infografik/2022/09/06/jumlah-kendaraan-di-jakarta-terus-membengkak-ini-datanya
  6. http://perkumpulanidea.or.id/sea-level-rise-dan-isu-tenggelamnya-jakarta/
  7. https://www.youtube.com/watch?v=iWyAFOkM_Mw
  8. https://www.youtube.com/watch?v=-HkPYPxhtCk
  9. https://www.youtube.com/watch?v=Prtj-s4e5fA
  10. https://www.youtube.com/watch?v=yZBix-0vAu0
  11. https://www.youtube.com/watch?v=lJchTf2DpWM
  12. https://www.youtube.com/watch?v=th38iFmeW_0
  13. https://www.youtube.com/watch?v=IEpvhybkLoM

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Agen Perubahan di Tengah Perubahan Iklim"

Posting Komentar