Transformasi Pendidikan Anak melalui Teknologi dengan KUMON CONNECT

Masih ingatkah kita semua akan pandemik yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Berdasarkan laporan yang dimiliki oleh Satgas Penanganan Covid-19 hari Jumat 5 Mei 2023 memaparkan bahwa jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 17.909 kasus. Adapun secara total telah mencapai 6,78 juta kasus. Dari angka tersebut sebanyak 161,4 ribu dinyatakan meninggal dunia dan 6,6 juta sembuh. Menjalani kehidupan di tengah pandemik beberapa waktu yang lalu juga cukup menghantui dan mencekam. Hal tersebut tidak hanya karena banyak masyarakat yang terinveksi tetapi juga terdapat dua subvarian virus Omicron baru yakni BA.4 dan BA.5.

Melalui pandemik yang menyerang kehidupan masyarakat memberikan dampak kepada rutinitas kehidupan sehari-hari. Pada umumnya masyarakat dapat melakukan banyak kegiatan di luar ruangan seperti kegiatan sosial sampai berinteraksi antar individu. Namun adanya pandemik kegiatan di luar ruangan tidak bisa dilakukan. Pemerintah juga mengeluarkan berbagai kebijakan seperti pembatasan sosial sampai lockdown bagi masyarakat. Hasilnya memaksa masyarakat untuk beradapatasi dalam menjalani kehidupan sehari-harinya. Salah satu contoh adaptasi tersebut dapat terlihat dari konsumsi hiburan oleh masyarakat.

Sebelum pandemi biasanya masyarakat mendapatkan hiburan melalui berkunjung ke berbagai tempat viral atau destinasi wisata. Pemilihan hiburan tersebut mengharuskan masyarakat untuk melakukan mobilitas di luar ruangan. Namun saat pandemik muncul melakukan mobilitas menjadi sangatlah sulit dilakukan oleh seluruh masyarakat. Padahal hiburan merupakan cara bagi masyarakat untuk mengembalikan energi dalam menghadapi kehidupan penuh tantangan dan rintangan. Keterbatasan akses terhadap hiburan mengakibatkan penurunan semangat pada kehidupan sehari-hari masyarakat. Hasilnya akan berdampak secara tidak langsung kepada munculnya stres dan kelelahan. Kondisi tersebut akan mengganggu produktivitas masyarakat yang dapat mengancam keberlangsungan pekerjaan seseorang di dunia kerja.

Tentunya pihak masyarakat yang telah bekerja tidak mau mengalami hal tidak diinginkan di dunia pekerjaan. Maka kini tidak usah heran jika walaupun saat pandemik masyarakat melakukan berbagai cara untuk tetap mendapatkan hiburan. Salah satu hiburan yang masih dapat dinikmati oleh masyarakat berupa menonton film. Walaupun kini melakukan kegiatan menonton film mengalami perubahan karena tidak bisa dilakukan di bioskop tetapi masih dapat dilakukan melalui streaming film.

Menonton melalui streaming film menawarkan berbagai macam kelebihan bagi masyarakat. Akses yang mudah dan fleksibilitas terhadap waktu merupakan kelebihan utama yang ditawarkan. Belum lagi jika seseorang berlangganan platform streaming akan memberikan pilihan film yang luas dan beragam. Teknologi tersebut juga memberikan pengalaman menonton yang lebih interkatif karena menyediakan fitur menonaktifkan iklan dan penyesuaian subtitle. Pemaparan tersebut membuat kegiatan streaming film tidak hanya menyediakan hiburan semata. Namun kini kegiatan tersebut telah menjadi bagian integral dari gaya hidup modern yang dinamis.

Menggunakan media streaming film memberikan akses yang luas terhadap produksi film dari berbagai negara. Salah satu negara yang menjadi penghasil film cukup banyak dan digemari oleh masyarakat dunia berasal dari Amerika Serikat (AS). Saking disukainya membuat film yang diproduksi oleh dikenal dengan istilah film Hollywood. Kini Hollywood telah menjadi pusat produksi film terbesar di dunia yang menjadi kiblat industri perfilman dunia. Berbagai genre dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan hiburan film masyarakat dunia. Semua hal yang ada di Hollywood memperkuat posisi sebagai ikon industri hiburan global. Banyak sekali film yang dihasilkan oleh Hollywood salah satunya memiliki judul Hidden Figures.

Film tersebut mengisahkan tentang tiga wanita berkulit hitam yang menjadi kaum monoritas di AS pada sat itu. Ketiga tokoh tersebut bernama Mary Jackson (Janelle MonĂ¡e), Dorothy Vaughan (Octavia Spencer), dan Katherine Goble (Taraji P. Henson). Mary merupakan seorang ahli teknik yang harus melawan diskriminasi rasial dalam mengapai impian di NASA. Dorothy harus berkuang untuk mendapatkan pengakuan atas kemampuan sebagai supervisor. Tetapi untuk Katherine yang menjadi tokoh sentral dalam cerita ini ketika NASA menyadari akan bakar luar biasanya di bidang matematika. Ketiga tokoh tersebut harus dapat membuktikan kecerdasan dan keinginan untuk melebihi natasan yang ada. Bahkan mereka ditugaskan untuk menghitung misi penting dengan melibatkan astronot John Glenn. Dalam perjalanan yang dilalui ada banyak sekali rintangan gender harus dilewati. Namun karena dedikasi yang kuat membuat ketiga tokoh tersebut berhasil menjadi pahlawan dalam sejarah AS serta mengukit sejarah baru dalam bidang eksplorasi angkasa.

Dapat dikatakan bahwa kisah yang diangkat pada film tersebut dikenal sebagai manusia komputer. Hal tersebut karena perjalanan yang harus diselesaikan para tokoh ketika di NASA yang penuh perjuangan. Film tersebut juga tidak hanya menyoroti akan pencapaian para tokoh dalam bidang teknologi dan matematika saja. Tetapi pada film tersebut juga digambarkan secara jelas akan pentingnya peran para tokoh dalam mengubah pandangan masyarakat terhadap ras dan gender di lingkungan kerja. Cepatnya kenaikan pangkat di NASA telah membutikan bahwa setiap orang dapat meraih mimpi besarnya. Tentunya untuk mencapai mimpi tersebut akan banyak pengorbanan dan dedikasi yang harus diorbankan tetapi semua akan terbayarkan diakhir dengan kesuksesan nantinya.

Setelah menonton film tersebut para penonton akan diberikan gambaran yang kuat akan bagaimana teknologi dapat menjadi alat untuk mengatasi hambatan rasial dan gender. Selain itu manfaat yang ditawarkan berupa mendorong para anak-anak untuk mengejar impiannya. Melalui kisah inspirasi yang ditampilkan menunjukan kepada anak-anak bahwa batasan di dalam kehidupan tidak ada batas jika seseorang memiliki tekad dan keberanian yang kuat. Apalagi melihat peran teknologi didalam membantu ketiga tokoh tersebut dalam menaklukkan rintangan dalam mencapai kesuksesan di NASA. Secara tidak langsung akan mengajarkan kepada anak-anak tentang pentingnya memanfaatkan sains dan teknologi untuk meraih impian. Bahkan para anak-anak dalam mengejar impian harus dapat melepaskan akan latar belakang ataupun batasan yang akan menghampiri.

Peran karakter Mary Jackson juga harus berjuang untuk mendapatkan pendidikan teknik juga harus diakui. Penggambaran tersebut membuat anak-anak harus dapat memahami akan pentingnya akses pendidikan yang berkualitas bagi dirinya. Didalam film tersebut juga diterangkat bahwa teknologi tidak hanya menjadi pintu akan kesempatan baru dalam kehidupan. Tidak hanya itu saja bahkan dapat pula menjadi alat untuk mengatasi ketidakadilan dan ketimpangan dalam masyarakat. Ini akan dapat memberikan pelajaran berharga kepada anak-anak untuk memperjuangkan hak mereka agar mendapatkan akses belajar dan berkembang di bidang teknologi.

Selain itu film tersebut juga menyoroti akan peran dari komunitas dan dukungan satu sama lain dalam mencapai tujuan. Ketiga tokoh tersebut tentunya saling mendukung dan memberdayakan satu sama lain. Kondisi tersebut menunjukan kepada anak-anak bahwa melalui kerja sama dan dukungan antarindividu akan mempercepat kesuksesan dalam impiannya. Dalam hal tersebut mengajarkan para anak-anak akan pentingnya membangun hubungan positif dan saling mendukung untuk mengejar minat dan bakatnya. Sehingga dapat dikatakan dengan menonton film berjudul Hidden Figures memberikan inspirasi yang berharga bagi anak-anak untuk mengejar karier dan prestasi di bidang teknologi.

Melalui film yang dibahas diatas ditambah dengan perkembangan teknologi yang pesat mendorong banyak anak muda untuk mengejar prestasi di bidang teknologi. Kondisi tersebut akan turut pula mempengaruhi kemajuan setiap individu di masyarakat secara signifikan para perkembangannya. Semakin banyak anak muda yang tertarik dan berprestasi pada teknologi akan menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas. Dimana SDM berkualitas dapat menjadi pilar realisasikan visi Indonesia Emas 2045 yang akan terjadi sebentar lagi. Melalui pendidikan yang diberikan dapat mendorong anak-anak untuk mengeksplorasi minat dan bakar dalam bidang teknologi. Hal tersebut akan dapat memastikan bahwa generasi mendatang memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan bagi masa depannya.

Potensi anak muda Indonesia menjadi SDM berkualitas sangatlah besar. Hal tersebut dapat terlihat dari jumlahnya yang banyak di masyarakat. Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Badan Pusat Statistik (BPS) di Maret 2022 memaparkan bahwa 68,82 juta jiwa termasuk ketegori pemuda. Dengan angka tersebut menunjukan porsi berada di anga 24% dari total penduduk di Indonesia. Walaupun dilihat dari sisi jumlah anak muda Indonesia tetapi disisi lainnya masih terdapat banyak hal yang harus diperbaiki.

Perbaikan pertama yang harus dilakukan berupa penguasaan bahasa Inggris baik secara menulis, membaca, dan berbicara. Indeks Kecapakan Bahasa Inggris (EPI) versi Education First (EF) di Asia Tenggara masih dipimpin oleh Singapura. Nilai Singapura berada di angka 611 poin dari 800 poin sehingga membawa negara tersebut berada di posisi 10 dunia dari 100 negara. Sedangkan untuk Indonesia hanya mampu mengumpulkan EPI 453 poin. Berdasarkan poin tersebut Indonesia berada di peringkat lima Asia Tenggara atau 74 dunia. Walaupun demikian Indonesia masih termasuk ke dalam kategori rendah.

Sisi yang kedua harus diperbaiki berupa kemampuan matematika. Secara rata-rata kemampuan matematika pelajar Indonesia menurun pada 2022. Hal tersebut selaras dengan laporan Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 yang dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD). Menurut PISA pengertian dari kemampuan matematika merupakan kemampuan untuk merumuskan, menggunakan, dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks untuk menggambarkan, memprediksi, dan menjelaskan suatu fenomena. Jika dilihat tahun 2022 pelajar Indonesia mampu meperoleh skor kemampuan di angka 366 poin. Adanya poin tersebut menunjukan bahwa kemampuan matematika pelajar Indonesia masih berada di level 1a.

Kendati telah diperbaiki dalam bidang bahasa Inggris dan kemampuan matematika tetapi masih ada masalah yang harus diperbaiki. Masalah tersebut berupa sulitnya anak muda untuk memahami teknologi menjadi persoalan mendesak. Pendidikan yang kurang memadai karena adanya kesenjangan teknologi antara Indonesia dengan negara maju atau antar wilayah di Indonesia. Dalam era digital seperti saat ini memiliki keahlian teknologi menjadi modal utama untuk bersaing di pasar global. Tanpa adanya pemahaman yang memadai para anak muda Indonesia akan mengalami kesulitan untuk mengikuti perkembangan teknologi yang bergerak cepat. Jika tidak melakukan pengejaran secara cepat akan berpotensi terpinggirkan dalam berbagai bidang khususnya dunia kerja.

Kondisi tersebut semakin parah ketika melihat dilapangan secara langsung akan adanya keterbatasan akses pendidikan berkualitas di berbagai daerah Indonesia. Terbatasnya infrastuktur pendidikan dan kurangnya fasilitas memadai juga membuat pendidikan yang diterima kian tidak merata. Akibatnya banyak terjadi kesenjangan pendidikan diantara anak muda Indonesia semakin besar. Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dilansir dari laman data.go.id memperhatikan bahwa mayoritas ruang kelas sekolah di Indonesia berada di kondisi rusak. Dari 1,6 juta ruang kelas hanya 29,3% yang berada dalam kondisi baik. Kondisi ruang kelas yang paling banyak rusak berada di sekolah dasar sebanyak 774 ribu ruang kelas.

Kerusakan fasilitas sekolah tidak hanya terlihat dari ruang kelasnya saja tetapi juga dari kelayakan sanitasi. Dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menunjukkan masih sekitar 29% sekolah di Indonesia tidak memiliki sarana air, sanitasi, dan kebersihan pada 2020. Sedangkan sebanyak 55% sekolah tidak memiliki salah satu atau kombinasi dari tiga sarana tersebut. Walaupun demikian hanya 16% sekolah di Indonesia yang memiliki sarana air, sanitasi, dan kebersihan secara lengkap.

Berbagai masalah yang ada tersebut membuat pemerintah Indonesia melakukan berbagai macam stategi untuk menyelesaikannya. Dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuat Indonesia mampu melakukan perbaikan atas fasilitas pendidikan. Jika harus dihitung sudah mencapai 1.671 pembangunan dan renovasi sekolah untuk tahun 2019. Tentunya dengan perubahan waktu membuat pembangunan dan renovasi sekolah menjadi kian banyak. Hal tersebut memiliki tujuan agar para anak muda nyaman mendapatkan ilmu pengetahuan dari tenaga pengajar.

Selain melakukan pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan pemerintah juga melakukan berbagai kebijakan. Salah satu kebijakan yang diterapkan bertujuan untuk meningkatkan peran teknologi dalam pendidikan anak. Munculnya mata pelajaran bernama Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di sekolah formal merupakan contohnya. Adanya mata pelajaran tersebut diharapkan anak-anak yang berstatus pelajar dapat menggunakan dengan mudah perangkat teknologi seperti komputer. Sehingga anak-anak tersebut dapat mengakses sumber belajar digital untuk meningkatkan keterampilan mereka di masa depan.

Pemerintah Indonesia juga mengembangkan berbagai platform dan aplikasi pendidikan digital yang dapat diakses secara gratis. Platform tersebut menyediakan beragam konten pembelajaran interaktif, modul pelajaran, sampai ujian atau latihan soal yang membantu para siswa memahami ilmu pengetahuan. Bahkan aplikasi tersebut juga akan memfasilitasi komunikasi antara guru, siswa, dan orang tua. Adanya aplikasi tersebut akan dapat memperkuat kolaborasi dalam proses pembelajaran yang berlangsung.

Tak hanya itu pihak pemerintah juga telah meluncurkan program pelatihan dan peningkatan keterampilan bagi guru. Tentunya pihak guru dituntut untuk dapat memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran agar lebih menarik. Pelatihan kepada guru tersebut agar aktifitas mengajar dapat menggunakan berbagai aplikasi dan platform pendidikan digital. Harapannya peran teknologi dalam pendidikan anak dapat ditingkatkan secara menyeluruh. Sehingga diakhirnya Indonesia akan memiliki SDM yang berkualitas dalam menghadapi tantangan masa depan.

Meskipun pemerintah telah melakukan berbagai kebijakan tetapi sampai saat ini dampak yang diberikan belum maksimal. Untuk mencapai hasil yang maksimal maka dibutuhkan kerja sama depan pihak lainnya. Dari sekian banyak pihak yang turut membantu dalam bidang peran teknologi dalam pendidikan anak bernama Kumon. Sebelum membahas lebih lanjut akan seluk beluk peran teknologi dalam pendidikan anak oleh Kumon alangkah baiknya jika membahas secara permukaan terlebih dahulu mengenai Kumon. Apalagi tentunya tidak semua masyarakat mengetahui akan seluk beluk Kumon. Maka dari itu disini penulis akan memaparkan secara permukaan mengenai Kumon agar masyarakat sebagai pembaca mengetahuinya.

Pendirian Kumon diawali oleh kisah seorang ayah yang bernama Toru Kumon. Pada saat itu ia peduli terhadap perkembangan pendidikan anaknya yang bernama Takeshi. Semua hal tersebut berawal tahun 1954 ketika Takeshi yang merupakan siswa SD kelas dua menunjukan hasil matametika. Dengan melihat nilai tersebut membuat Toru Kumon merasa bertanggung jawab atas kondisi tersebut. Melalui keyakinan membuat Toru Kumon membuat lebar kerja matamatika untuk Takeshi dalam mengembangkan kemampuan secara mandiri. Dari penerapan tersebutlah muncul konsep Kumon terbentuk yang memiliki fokus pada pengembangan kemampuan belajar mandiri dari setiap siswa.

Dalam menjalankan operasionalnya pihak Kumon memiliki visi dan misi yang kuat. Misi yang dibawa oleh Kumon yaitu menggali setiap potensi yang ada pada setiap individu dan mengembangkan kemampuan semaksimal mungkin. Tentunya tujuan agar dapat membentuk manusia yang sehat dan cakap untuk berkontribusi kepada masyarakat global. Untuk visi yang dibawa Kumon yaitu agar orang-orang di berbagai negara dan wilayah di seluruh dunia memiliki kesempatan untuk belajar menggunakan metode Kumon. Sehingga setiap siswa akan dapat belajar secara mandiri dengan antusias dalam mewujudkan impian dan targetnya.

Di dalam Kumon terdapat berbagai program yang disediakan salah satunya bernama program Matematika. Program tersebut memiliki fokus untuk pengembangan kemampuan hitung tingkat tinggi. Dimana program tersebut terdiri dari 20 level inti yang di mulai dari level 6A, level O, sampai 5 level lanjutan. Lembar kerja yang disediakan juga memusatkan perhatian kepada aspek atas esensisal matematika tanpa harus memasukan materi yang tidak diperlukan. Selain itu pada program tersebut juga tidak hanya membentuk kemampuan hitung cepat tetapi lebih kepada pemberian pondasi yang kokoh. Adanya pondasi tersebut akan dapat mengembangkan kemampuan matematika yang kompleks di tingkat SMA atau masa depan.

Selain itu program yang disediakan oleh Kumon berupa program Bahasa Inggris (EE) memiliki keunggulan. Dimana keunggulan yang ditawarkan berupa pengembangan kemampuan bacaan dan membentuk kebiasaan membaca yang baik. Pada program tersebut tidak hanya memiliki fokus kepada kemahiran bahasa Inggris saja. Tetapi fokus program tersebut berupa pondasi penting sebagai mata pelajaran di sekolah. Akhirnya para siswa yang menerima program akan menguasai kosakata dan pembentukan kemampuan membaca dasar dengan baik. Atas hal tersebut akan dapat memudahkan dalam mempelajari stuktur kalimat, pengembangan paragraf, pembuatan ringkasan, sampai pembacaan kritis. Sehingga akan dapat membantu para siswa dalam menghadapi tantangan dalam pemahaman bacaan yang kompleks di masa depan.

Program Bahasa Inggris Kumon (EFL) menawarkan keunggulan dalam mengembangkan kemampuan pemahaman bacaan bahasa Inggris tingkat lanjut. Program tersebut para siswa tidak hanya difokuskan kepada belajar bahasa Inggris saja. Nyatanya program tersebut untuk dapat membangun kebiasaan membaca yang kuat. Harapannya akan dapat memperluas kosakata dan memahami unsur tata bahasa baru. Selain itu juga ditekankan akan melatih keterampilan menulis atas kalimat tes yang telah dibaca. Hasilnya para siswa akan memperkaya pemahaman tentang bahasa Inggris secara menyeluruh melalui interaksi yang aktif dengan materi pembelajaran.

Kumon juga tidak hanya menawarkan program yang beragam saja tetapi juga fleksibilitas jangkauan. Kini walaupun geografis yang sangat jauh sudah mulai ada kantor Kumon. Untuk kantor di ASIA & OCEANIA seperti Australia, Brunei, Kamboja, India, hingga Indonesia sudah tersedia. Di wilayah Amerika Utara, Afrika, sampai Timur Tengah kini sudah mulai ada. Jumlahnya yang sudah tersebar di berbagai wilayah pada belahan dunia membuat ribuan anak siswa dapat dirangkul. Selain itu Kumon juga memberikan akses yang lebih luas terhadap pendidikan berkualitas disesuaikan kebutuhan individunya.

Mendapatkan ilmu pengetahuan yang diberikan oleh Kumon tidak hanya berfokus kepada memberikan pengalaman belajar saja. Tetapi di ruang lingkung dibuat senyaman mungkin agar menciptakan lingkungan kondusif. Meja belajar yang dibuat ergonomis agar memastikan posisi duduk siswa selama proses belajar nyaman. Pencahayaan yang diberikan dari susunan lampu dibuat strategis agar organ mata tidak merasa kelelahan. Sirkulasi udara dibuat tetap segar dan sejuk untuk meningkatkan konsentrasi dan kenyamanan belajar. Semua hal yang dibuat tersebut hanya untuk satu tujuan berupa menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi setiap siswa Kumon.

Saat berbicara Kumon tidak hanya difokuskan kepada bidang pendidikan saja. Telah sejak lama hingga kini Kumon juga turut terlibat dalam menjaga lingkungan. Bukti nyatanya dapat dilihat dari jumlah daur ulang kertas yang dihasilkan oleh Kumon. Pada tahun 2021 jumlah kertas yang di daur ulang 19,677 kg tetapi di tahun 2022 sebanyak 18,491 kg. Jumlah tersebut menujukan Kumon atas komitmen dalam mengurangi dampak nagatif terhadap lingkungan. Tindakan yang dilakukan tersebut untuk mengurangi limbah kertas yang dihasilkan dari kegiatan operasional. Selain itu diharapkan akan dapat membantu mengurangi jejak karbon dan kontribusi terhadap perubahan iklim secara keseluruhan. Setelah membahas secara permukaan atas seluk beluk dari Kumon pastinya para pembaca memiliki pertanyaan berupa:

Bagaimana konstribusi yang dilakukan oleh Kumon terhadap teknologi atas pendidikan anak di Indonesia???

Banyak sekali hal-hal yang dilakukan oleh Kumon dalam menggunakan peran teknologi atas pendidikan anak di Indonesia. Dari sekian banyak hal salah satu buktinya dapat terlihat akan adanya KUMON CONNECT. Secara permukaan KUMON CONNECT merupakan cara terbaru dalam belajar Kumon secara digital. Tujuan adanya KUMON CONNECT untuk dapat menjalani kedekatan lebih dalam antara anak-anak, orang tua, sampai pembimbing Kumon. Hal tersebut terjadi karena adanya komunikasi yang intens serta personal yang erat antara beberapa pihak tersebut. KUMON CONNECT merupakan program belajar mandiri dalam mengerjakan soal menggunakan lembar kerja kertas Kumon. Cara yang dilakukan tersebut akan dapat menumbuhkan rasa percaya diri, kemampuan belajar, dan memacu anak-anak untuk memaksimalkan potensi yang terpendam pada dirinya.

Untuk melaksanakan KUMON CONNECT para siswa tersebut membutuhkan perangkat tablet. Tablet yang digunakan dihubungkan dengan perangkat berupa stylus pen untuk menulis lembar kerja Kumon. Disamping itu pembimbing Kumon akan memantau kemajuan belajar harian siswa dengan memberikan feedback agar memotivasi siswanya. Pihak orang tua juga dapat memantau belajar anaknya kapan pun. Selain itu pihak orang tua juga dapat terhubung untuk mendukung proses belajar sang anak. Dengan hal tersebut diharapakan para siswa yang menggunakan program KUMON CONNECT akan benar-benar berdampak bagi kehidupannya kelak.

KUMON CONNECT menawarkan berbagai fitur inovatif dalam mengubah cara siswa belajar. Fitur tersebut dikenal dengan nama “Belajar Kapan Saja, Di Mana Saja”. Fitur tersebut memungkinkan para siswa untuk mengakses semua ilmu pengetahuan yang diberikan melalui perangkat tablet. Dengan hanya menggunakan satu ketukan layar para siswa dapat membuka lembar kerja untuk mengerjakan. Setelah selesai mengerjakan maka akan dapat langsung mengirimkan hasilnya kepada pembimbing tanpa terikat waktu dan tempat. Flesibilitas yang diberikan disesuaikan dengan jadwal dan kebutuhan para siswa. Sehingga kegiatan belajar akan menjadi lebih efektif dan efesien bagi para siswa.

Fitur lainnya yang ditawarkan bernama “Optimalkan Potensi Belajar”. Adanya fitur tersebut untuk menghadirkan catatan belajar digital yang dibuat berdasarkan lembar kerja yang diselesaikan oleh siswa. Pihak pembimbing akan menggunakan data yang diperoleh untuk mengamati kondisi belajar, kemampuan, dan perkembangan para siswa secara rinci. Hasilnya para siswa akan dibimbing sesuai dengan kekurangan atas hasil kerjaan lembar soal tersebut. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa siswa akan diberikan dukungan yang dibutuhkan untuk mencapai hasil yang maksimal di pembelajarannya.

Fitur yang ditawarkan lainnya oleh KUMON CONNECT dikenal dengan nama “Akses dan Evaluasi Kemajuan Belajar yang Mudah”. Siswa dan orang tua akan dengan mudah mengakses dan meninjau catatan belajar melalui perangkat teblet. Hanya bermodal satu klik siswa dapat melihat nilai, waktu, dan kemajuan belajar secara akurat atas evaluasinya. Tidak hanya itu para siswa juga akan diberikan pemahaman lebih dalam terkait untuk prestasi pembelajarannya. Bahkan pihak orang tua akan dapat mengakses untuk mengapresiasi pencapaian sang anak ketika telah terjadi peningkatan. Adanya apresiasi tersebut akan dapat menguatkan hubungan antara orang tua dan anak dalam mendukung proses pembelajaran.

Selain itu hal lainnya yang ditawarkan berupa pengalaman berharga bagi orang tua atas informasi dari pembimbing Kumon. Pihak pembimbing akan memberikan informasi secara rinci mengenai kondisi belajar sang anak sebagai siswanya. Orang tua akan dapat memahami atas rutinitas belajar sang anak serta mengetahui atas kemajuan setiap harinya. Informasi yang diberikan untuk memungkinkan orang tua terlibat untuk mendukung proses perkembangan sang anak dalam belajar. Keterlibatan orang tua akan membuat perkembangan belajar menjadi semakin maksimal karena sang anak mendapatkan dukungan dari orang tercintannya.

Sudah pasti banyak siswa yang telah memanfaatkan layanan KUMON CONNECT. Hal tersebut dapat dilihat testimoni yang disampaikan oleh para siswa. Testimoni tersebut mencerminkan akan pengalaman secara nyata para siswa saat menggunakan layanan tersebut. Dari berbagai testimoni yang diberikan tergambar akan efektifnya KUMON CONNECT dalam meningkatkan keterlibatan siswa untuk memudahkan materi pembelajaran. Ada beberapa contoh testimoni dari para siswa yang telah menggunakan layanan KUMON CONNECT yang dapat dilihat dibawah:

Kumon tidak hanya memberikan kontribusi pada peran teknologi dalam pendidikan anak melalui KUMON CONNECT. Kini mulai juga dibentuk platform pembelajaran online seperti aplikasi My Kumon yang tersedia di perangkat teknologi para siswa. Adanya aplikasi tersebut membuat para siswa akan memiliki akses yang mudah ke berbagai materi pembelajaran di Kumon tanpa terhalang waktu dan tempat. My Kumon juga telah memperluas jangkauan pembelajaran Kumon yang memungkinkan siswa untuk terus mengasak kemampuan secara mandiri. Setelah selesai hasilnya akan diberikan untuk dinilai oleh pembimbing agar lebih terarah kegiatan belajarnya. Dapat dikatakan adanya dua hal tersebut maka kontribusi Kumon dalam pendidikan tidak hanya sebatas kelas fisik saja. Tetapi nyatanya lebih dari itu dengan merangkul teknologi untuk mendukung kemajuan dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran online yang fleksibel dan efektif.

Untuk memberikan gambar sedetail mungkin atas layanan Kumon maka kini terdapat layanan “Coba Gratis Kumon”. Layanan tersebut memberikan kesempatan kepada para siswa untuk merasakan secara langsung manfaat dari pembelajaran Kumon yang terintegrasi dengan teknologi. Melalui pengalaman sendiri secara langsung diharapkan orang tua akan dapat memahami efektifnya Kumon dalam membantu anak mengeluarkan potensi belajar secara maksimal. Tindakan mencoba layanan Kumon merupakan langkah proaktif yang dilakukan pihak Kumon dalam menjawab keraguan yang ada di masyarakat khususnya orang tua. Selain itu pihak Kumon juga membuka pintu selebar—lebarnya bagi orang tua untuk memperoleh keyakinan lebih besar terhadap nilai dan manfaat dari pembelajaran Kumon melalui mencoba terlebih dahulu.

Kini dalam era yang serba digital peran teknologi akan semakin menjadi bagian dari integral dalam pendidikan anak. Kumon juga turut memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menghadirkan layanan terbaru seperti “KUMON CONNECT”. Melalui platform tersebut para siswa dapat mengakses materi pembelajaran secara digital. Hal tersebut memungkinkan para siswa untuk belajar kapan pun dan di mana pu melalui perangkat elektronik yang terhubung internet. Tidak hanya itu pihak Kumon yang bertransformasi digital membuat pelajaran menjadi lebih interaktif dan menyenangkan bagi anak-anak. Kondisi tersebut mengubah persepsi bahwa les matematika online atau kursus bahasa inggris online dapat menyenangkan dibandingkan metode konvensional yang kurang menarik.

Penerapan teknologi dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan Kumon akan memberikan pengalaman belajar lebih personal dan adaptif. Dengan diberikan berbagai fitur canggih dalam platform digital membuat Kumon melihat perkembangan setiap siswa secara rinci dan detail. Selain itu setiap siswa akan disajikan materi yang disesuaikan dengan tingkat pemahamannya. Ini dapat memastikan bahwa setiap anak akan mendapatkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya. Hal tersebut akan menjadikan bimbil matematika anak dan les bahasa Inggris yang diberikan Kumon kepada anak lebih efektif dan efisien.

Intergrasi teknologi ke dalam metode pembelajaran yang dilakukan oleh Kumon akan membantu anak berstatus siswa menguasai materi akademik. Selain itu akan memberikan dampak kepada pengembangan kemampuan dalam berpikir kritis, memecahkan masalah, dan belajar mandiri. Dampak tersebut akan menjadi investasi dalam pembentukan generasi muda yang lebih kompeten dan berkualitas. Diharapakan dengan adanya Kumon digital yang didalamnya terdapat bimbel Matematika anak sampai les Bahasa Inggris anak dapat membentuk SDM berkualitas di masa depan. Sehingga di ujungnya akan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa Indonesia khususnya dalam merealisasikan Indonesia Emas 2045 kian nyata.

Sumber tulisan, gambar, dan video:

  1. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/05/05/kasus-aktif-covid-19-di-indonesia-tercatat-17-909-kasus
  2. https://tirto.id/sinopsis-hidden-figures-perjuangan-3-wanita-kaum-minoritas-di-as-f1Vd
  3. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/01/10/hampir-seperempat-penduduk-indonesia-adalah-pemuda-pada-2022
  4. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2020/12/14/ef-kemampuan-berbahasa-inggris-masyarakat-indonesia-berkategori-rendah
  5. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2024/01/25/pisa-2022-kemampuan-matematika-pelajar-indonesia-turun
  6. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2016/10/06/70-ruang-kelas-di-indonesia-dalam-kondisi-rusak
  7. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/09/23/ada-29-sekolah-tak-memiliki-layanan-sanitasi-pada-2020
  8. https://news.detik.com/berita/d-4908755/jokowi-total-1-671-sekolah-dibangun-dan-direnovasi-di-tahun-2019
  9. https://id.Kumonglobal.com/
  10. https://www.youtube.com/watch?v=5wfrDhgUMGI
  11. https://en.wikipedia.org/wiki/Hidden_Figures
  12. https://www.youtube.com/watch?v=3BduFTGooO4
  13. https://www.youtube.com/watch?v=UBZfgsUFUAA
  14. https://pixabay.com/id/illustrations/televisi-menonton-layar-7725366/
  15. https://www.youtube.com/watch?v=HYGVAaKzjYM

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Transformasi Pendidikan Anak melalui Teknologi dengan KUMON CONNECT"

Posting Komentar