Pemerataan Kesetaraan Gender Pada Disabilitas Untuk Meraih Kesuksesan Dalam Hidup

Di Indonesia ada banyak sekali tokoh-tokoh yang menginspirasi banyak masyarakat. Apabila melihat secara lingkungan sekitar pastinya tokoh yang menginspirasi adalah orang tua. Alasan banyak orang memaparkan sosok orang tua atas hal tersebut karena orang tua bekerja sangatlah keras. Bahkan ada beberapa orang tua ada yang melakukan pekerjaan yang sangat kasar sampai berat hanya untuk menyediakan kehidupan yang layak bagi sang buah hati. Kegiatan yang dilakukan tersebut membuat banyak anak di dalam sebuah keluarga yang memaparkan bahwa sosok inspirasinya yaitu orang tua.

Tetapi terjadi perbedaan yang cukup besar ketika berbicara sosok menginsipasi yang berhasil mengubah pandangan yang ada di masyarakat. Banyak sekali pandangan yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia salah satunya yaitu akan perbedaan laki-laki dengan perempuan. Dimana pada zaman dahulu kaum laki-laki lebih banyak kesempatan dibandingkan kaum perempuan. Kesempatan yang diberikan antara lain pendidikan, peluang atas berbagai macam kesempatan, sampai hal lainnya.

Dari semua hal yang telah dipaparkan tersebut dapat dilihat secara nyata dalam kehidupan berumah tangga atas peran yang dijalani. Peran dari para laki-laki yang menjadi kepala keluarga yaitu mencari nafkah. Sedangkan peran dari para perempuan hanya berada di urusan dapur. Adanya perbedaan peran tersebut ditambah dengan beberapa hal lainnya membuat kehidupan perempuan tidak dapat bergerak secara bebas seperti kaum laki-laki.

Kondisi tersebut membuat pihak perempuan akan selalu tertindas dari kaum laki-laki. Tentunya hal tersebut tidak mau terjadi secara terus menerus oleh seseorang sehingga dibutuhkan sebuah perjuangan. Perjuangan yang dilakukan tersebut oleh sosok perempuan yang berasal dari keluarga bangsawan Jawa yang sangat konservatif dan tradisi yang sangat kuat akan patriarki. Bahkan dalam keseharaanya ia bersama saudaranya yang lain hanya diperbolehkan untuk melakukan kegiatan belajar di rumah. Sehingga untuk melakukan internaksi dengan orang luar khususnya laki-laki tidak bisa dilakukan.

Walaupun kondisi kehidupan sehari-hari yang seperti itu, ia memiliki keinginan yang sangat kuat terhadap bidang pendidikan dan perjuangan terhadap kaum perempuan khususnya terhadap hak-hak yang diberikan. Atas keinginan tersebut ia berhasil menyakinkan ayahnya agar dapat mengizinkan agar diberikan akses untuk belajar di sekolah Belanda. Pada saat itu sekolah tersebut hanya bisa di akses oleh para orang Eropa dan para anak bangsawan Jawa di bawah perlindungan dari pihak Belanda.

Setelah mendapatkan pendidikan formal tersebut maka dilanjutkan dengan menempuh pendidikan di sekolah menengah Belanda yang berada di Semarang. Saat itulah ia mulai terpengaruh akan berbagai macam ide-ide yang sudah mulai bergerak di Eropa dalam hal pergerakan feminis dan kesetaraan gender. Tetapi setelah menyelesaikan pendidikannya ia kembali ke Jepara dibarengi dengan realitas kehidupan yang sangat terkekang terhadap perempuan Jawa. Sehingga perjuangan atas hak-hak sampai kesetaraan perempuan menjadi sulit sekali di jalani.

Ia pun akhirnya menuangkan berbagai macam pemikiran sampai ide-idenya dalam sebuah surat yang di kirim ke sahabatnya yang tinggal di Belanda. Atas hal tersebut terlahirlah sebuah buku yang sangat menggerakan perjuangan kaum perempuan agar setara dengan kaum laki-laki. Dimana buku tersebut berjudul "Door Duisternis tot Licht" atau "Habis Gelap Terbitlah Terang". Buku yang diciptkan tersebut berhasil menginspirasi banyak orang khususnya kaum perempuan dalam memperjuangan kesetaraan gender sampai hak di Indonesia. Atas perjuangan yang dilakukan oleh Kartini tersebut kini setiap tanggal 21 April selalu diperingati akan Hari Kartini. Dimana hari tersebut merupakan hari yang sangat penting dan bersejarah bagi para perempuan akan perjuangan kesetaraan hak-haknya dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dalam kehidupan secara nyata dalam masyarakat perjuangan tersebut bisa dikatakan berhasil membuahkan hasil. Kini sudah dapat dilihat bidang pendidikan atau bidang pekerjaan sudah mulai banyak kaum perempuan yang diberikan akses seluas-luasnya tanpa adanya hambatan. Dalam bidang pendidikan kini sudah sangat banyak sekali para kaum perempuan yang memenangkan berbagai macam penghargaan baik secara nasional maupun internasional. Sedangkan dalam bidang pekerjaan banyak sekali para kaum perempuan yang sudah menduduki posisi penting dalam pekerjaanya. Sri Mulyani Indrawati yang merupakan Menteri Keuangan Indonesia, Rini Soemarno yang merupakan Komisaris Utama PT Pertamina, dan masih banyak contoh lainnya.

Ya, harus diakui bahwa saat ini sudah mulai ada perubahan akan perjuangan tersebut tetapi disisi lainnya perjuangan tersebut belum dapat dirasakan secara nyata. Maksud dari sisi lainnya tersebut terhadap kaum disabilitas perempuan yang masih belum mendapatkan kesempatan yang sama seperti pada umumnya. Banyak sekali cerita perempuan disabilitas yang cukup memilkukan saat menjalani kehidupan sehari-hari. Salah satu cerita tersebut seperti yang terjadi oleh seseorang yang bernama Evo (17) yang bukan nama sebenarnya.

Evo ini harus mengalami kehilangan cahaya kehidupan karena oleh sosok ayah angkat yang mengalami pemerkosaan. Evo ini merupakan perempuan disabilita intelektual yang menjadi seseorang yang dingin dan penyendiri. Biasanya dalam menjalani kehidupan ia selalu saja melakukan tertawa dan menangis tanpa adanya sebab yang jelas.

Hidup di pelosok yang berada di Kabupaten Lampung Selatan yang sangat jauh dari akses layanan kesehatan membuat Evo menjadi lebih sulit untuk penyembuhan. Tidak hanya kondisi keluarga yang tergolong menengah ke bawah akses kesehatan kian sulit di dapatkan. Untuk menjalani kehidupan saja ia bersama keluarga harus berada di rumah berdinding ayaman dari bambu dengan ukuran 6x6 menggunakan lantai semen. Belum lagi di dalam ruang tamu hanya terdapat sehelai tikar. Mendapatkan hiburan berasal dari televisi yang berbentuk tabung sebagai satu-satunya benda elektronik di dalam rumah tersebut.

Sosok Ibu Evo (Nani) juga pekerjaan sebagai buruh cuci sedang sang ayah sebagai buruh tani di perantauan. Lokasi tempat bekerja sang ayah berada di Kabupatan Tulang Bawang. Sehingga mau tidak mau sang ibu harus melakukan banting tulang antara dua pekerjaan yaitu mencari dana tambahan serta menjadga Evo. Evo sendiri merupakan seseorang yang tidak bisa ditinggalkan secara mandiri akrena adanya bayang akan kekerasan seksual yang terjadi di masa lampau. Trauma yang begituh berat ditopang oleh Evo membuat ia menjadi tidak terkendali ketika adanya ingatan tersebut muncul dalam pikirannya.

Saat pertama kali Nani mengetahui bahwa Evo merupakan korban dari pemerkosaan yang dilakukan oleh ayah angkatnya di bulan Oktober 2020. Dimana pada saat itu pelaku tinggal di Kabupaten Way Kanan menelpon Nani agar datang ke lokasi tersebut setelah beberapa waktu melakukan liburan di Lampung Selatan. Pada beberapa waktu Evo melakukan pengakuan bahwa ia telah di perkosa oleh sang ayah. Atas pemaparan tersebut membuat hati dari Nani begituh hancur dan merasa bersalah ketika meninggalkan Evo akibat merantau.

Tentunya apa yang Evo tersebut hak-hak kehidupannya telah direnggut oleh seseorang dalam hal ini yaitu sang ayah angkat. Bahkan dari cerita singkat perjalanan membuat Evo menjadi trauma atas peristiwa yang menyakitkan tersebut. Itulah salah satu contoh dari beberapa kasus dari kaum disabilitas perempuan yang perjuangannya masih belum terasa saat menjalani kehidupan sehari-harinya. Tetapi disisi lain masih berada di wilayah Indonesia berbanding terbalik akan apa yang dirasakan oleh Eva. Dimana salah satu contoh tersebut bernama Angkie Yudistia.

Angkie Yudistia merupakan seseorang yang lahir pada tanggal 5 Juni 1987. Ia merupakan seseorang yang berasal dari SMAN 2 Bogor yang kemudian melanjutkan pendidikannya di Jurusan Ilmu Komunikasi di London School of Public Relations Jakarta. Saat memasuki tahun 2008 ia didapuk menjadi salah satu finalis dari Abang None Jakarta. Masih berada di tahun yang sama ia didapuk sebagai "The Most Fearless Female Cosmopolitan 2008". Tidak hanya itu ia juga kembali mengukir prestasi dalam hal kepenulisan melalui pembuatan buku dengan judul Perempuan Tunarungu, Menembus Batas. Tetapi kini ia dikenal sebagai salah satu dari Staf Khusus Presiden Joko Widodo yang diangkat pada tahun 2019.

Jika dilihat sampai dianalisis pastinya akan ada perbedaan yang sangat jelas. Walaupun terdapat perbedaan tersebut tetapi pastinya pihak pemerintah menginginkan semua masyarakat yang disabilitas khususnya yang perempuan dapat menjadi sosok Angkie Yudistia. Dimana sosok Angkie Yudistia merupakan yang telah sukses berprestasi serta dalam menjalani kehidupan tidak direnggut akan hak-hak sebagai perempuan dalam menjalani kehidupan sehari-harinya.

Untuk dapat menjadi masyarakat disabilitas kaum perempuan yang ada di Indonesia memiliki peluang yang besar memang ada banyak sekali cara yang dilakukan oleh pemerintah. Pihak pemerintah melalui nilai Pancasila khususnya pada berkata “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia". Nilai tersebut menegaskan bahwa seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali memiliki sebuah hak yang sama dalam meraih kesuksesan dan kebagaiaan dalam kehidupannya.

Maka dalam jika dikaitkan untuk konteks kesetaraan peluang bagi para kaum perempuan disabilitas maka nilai tersebut dapat diartikan sebagai upayah yang dapat menjamin akan kaum perempuan disabilitas agar memeliki hal yang setara dalam menjalani kehidupan antara lain dalam pendidikan, pekerjaan, dan pemerintahan. Apalagi pada nilai Pancasila sebagai pandangan hidup masyarakat Indonesia  dalam menjalani kehidupan maka hal tersebut harus dapat dirasakan oleh para kaum perempuan disabilitas dalam mendapatkan haknya saat menjalani kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu Indonesia yang merupakan negara yang berlandasan Pancasila memiliki kewajiban untuk selalu mengupayahkan akan kesetaraan akan kaum perempuan yang disabilitas. Banyak sekali cara yang dapat dilakukan oleh pemerintah Indonesia salah satu cara yang dilakukan yaitu menyediakan layanan internet dengan baik. Atas adanya layanan internet tersebut masyarakat dapat mengakses berbagai macam hal informasi dari mulai pendidikan sampai ilmu pengetahuan yang dibutuhkan.


Berbicara layanan internet yang diberikan oleh pemerintah Indonesia melalui pihak BUMN. BUMN merupakan sebuah singkatan yang berasal dari Badan Usaha Milik Negara. Dalam arti yang cukup luas menurut penulis BUMN merupakan sebuah badan usaha yang modal baik itu sebagaian atau seluruh dimiliki oleh pemerintah Indonesia melalui kepemilikan saham. Di Indonesia dapat dikatakan bahwa BUMN merupakan pihak yang memberikan dampak yang sangat penting dalam perekonomian nasional karena bidang yang dikelolanya merupakan sektor yang sangat stategis seperti telekomunikasi melalui pihak Telkom Group. 

Telkom Group merupakan perusahaan yang memiliki tujuan untuk mengelola, mengembangkan, sampai meningkatkan terhadap kualitas jaringan atas telekomunikasi dan layanan informasi digital untuk wilayah Indonesia. Sejak didirikan pada tahun 1995 kini Telkom Group sudah banyak mengalami permbangan yang sangat besar sehingga menjadi salah satu pemain di bidang telekominikasi di Indonesia. Dalam Telkom Group memiliki banyak sekali anak perusahaan yang memberikan layanan kepada masyarakat antara lain Telkom Indonesia, Telkomsel, Telkom Sigma, Metranet, dan IndiHome. Dari sekian banyak layanan yang menarik perhatian untuk dibahasa pada Telkom Group yaitu IndiHome.

IndiHome merupakan layanan seperti obat yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit sehingga dapat dikatakan seperti sekali mendayung dua atau tiga pulau terlampai. Dimana saat masyarakat menggunakan layanan IndiHome maka akan merasakan beberapa layanan lain seperti menyediakan layanan internet, televisi kabel, dan telepon rumah yang sudah terintegrasi dalam satu paket. Belum lagi saat ini pihak IndiHome sudah menggunakan jaringan serat optik atau fiber optic yang memberikan efek kecepatan internet yang lebih cepat serta kualitas sinyal yang lebih baik dibandingkan teknologi kabel tembaga.

Kecepatan yang diberikan IndiHome untuk kecepatan internet bervariasi dari mulai 10 Mbps sampai 1 Gbps. Belum lagi untuk layanan TV kabel juga dilengkapi akan berbagai maca pilihan channel baik itu dalam luar negeri maupun dalam negeri yang memberikan pilihan acara yang dapat ditonton. Sedangkan untuk layanan telepon rumah juga dilengkapi akan berbagai macam fitur tambahan antara lain caller ID, call waiting, dan conference call.

IndiHome memang sudah hadir dalam kehidupan sehari-hari pada wilayah Indonesia dan sampai saat ini terus memberikan layanannya yang terbaik bagi masyarakat Indonesia. Untuk terus dapat memenuhi kebutuhan para pelangganya yang terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu membuat pihak IndiHome terus mengembangkan akan berbagai macam layanan dengan kualitas yang baik. Berikut ini beberapa contoh layanan yang disediakan oleh pihak IndiHome terhadap kebutuhan masyarakat Indonesia saat menggunakan layanannya yaitu:

Pertama yaitu IndiHome yang menyediakan layanan internet dengan jaminan kecepatan dan kestabilan yang dapat dipilih oleh para pengguna. Dimana kecepatan dan kestabilan tersebut dapat dimulai dari 10 Mbps sampai 1 Gbps. Banyaknya pilihan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Untuk mendapatkan mengatur kecepatan layanan internet yang dibtuhkan dapat menggunakan layanan aplikasi MyIndiHome.

Kedua yaitu TV Kabel. Layanan TV Kabel yang digunakan dilengkapi oleh akan berbagai macam pilihan channel baik itu dari dalam negeri maupun luar negeri. Lengkapnya channel tersebut juga ditunjang oleh kualitas resolusi yang tinggi. Sehingga ketika sedang melakukan menonton layanan channel yang pada IndiHome tidak akan merasakan layar yang kesemutan atau layar yang tidak jelas untuk ditonton.

Ketiga yaitu telpon rumah. Telepon rumah yang disediakan oleh pihak IndiHome dilengkapi oleh berbagai macam fitur tambahan. Adanya fitur tambahan tersebut membuat pengalaman saat menggunakan telpon rumah menjadi lebih berbeda dan beragam. Dimana salah satu fitur tambahan tersebut antara lain caller ID, call waiting, dan conference call. Fitur tersebut membuat pengalaman melakukan kegiatan menelpon rumah menjadi lebih nyaman tetapi dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

Keempat yaitu WiFi.id merupakan layanan WiFi hostpot dengan menggunakan merek WiFi.id. Dimana layanan tersebut dapat memungkinkan para pelanggan yang ada di masyarakat untuk dapat terhubung ke dalam jaringan internet dibeberapa tempat antara lain kafe, restoran, bandara, dan hotel dengan mudah dan cepat.

Kelima yaitu IndiHome Play yang merupakan platform untuk melakukan streaming video on demand (VOD). Pada layanan ini menyediakan berbagai macam hal lainnya antara lain tayangan film, acara TV, dan konten hiburan lainnya. Untuk merasakan dan mengakses akan layanan IndiHome Play tersebut dapat melalui sebuah aplikasi bernama MyIndiHome.

Keenam yaitu IndiHome Cloud. IndiHome Cloud merupakan layanan penyimpanan awan atau cloud storage yang dapat memungkinkan para penggunanya untuk dapat menyimpan berbagai macam file yang penting secara online. Belum lagi dengan menggunakan layanan ini seseorang pengguna dapat mengakses file penting tersebut dari mana saja dan kapan saja sesuai kebutuhan pengguna tersebut.

Ketujuh yaitu IndiHome Security. Dimana layanan tersebut menyediakan akan layanan keamanan siber yang dapat membantu untuk melindungi perangkat sampai data pelangganya akan berbagai macam serangan siber atau ancaman online. Dimana layanan ini dapat digunakan oleh masyarakat saat menjadi pelanggan dari IndiHome.

Pada dasarnya ada banyak sekali layanan yang diberikan oleh pihak IndiHome tetapi salah satunya telah dipaparkan diatas. Beberapa hal yang telah dipaparkan tersebut kini timbul sebuah pertanyaan yaitu:

Apa Langkah Atau Kegiatan Yang Nyata Dilakukan Oleh Indihome Untuk Menyediakan Pemerataan Bagi Para Penyandang Disabilitas?

Hal pertama untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan memberikan berbagai macam layanan yang telah dipaparkan diatas. Sehingga para penyandang disabilitas tersebut dapat memiliki kesemapatan akan informasi dan hal lain yang sama seperti masyarakat pada umumnya. Tetapi untuk langkah lainnya yang lebih spesifik kini pihak IndiHome dengan mengeluarkan layanan internet dengan paket khusus penyandang disabilitas.

Program paket ini sudah mulai disiapkan sampai diujicobakan saat Februari 2016. Sedangkan saat Maret 2016 program tersebut mulai disosialisasikan kepada masyarakat Indonesia. Adanya program tersebut sejalanan dengan Undang-Undang no 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat. Sehingga adanya paket layanan tersebut membuat dapat mewujudkan kesetaraan sampai kesempatan atas segala aspek kehidupan bagi para penyandang disabilitas.

Pada program paket layanan tersebut juga diberikan layanan IndiHome triple play dan beberapa hal lainnya saat menggunakan layanan tersebut. Semua layanan dan fasilitas yang diberikan terhadap paket khusus penyandang disabilitas tersebut memiliki perbedaan dalam sisi harga yang sangat khusus. Dapat dikatakan saat menggunakan fasilitas layanan tersebut bisa mencapai dua kali lipat dari pelanggan biasa atau juga biaya yang dikeluarkan bisa setegah dari pelanggan biasanya.

Untuk masyarakat disabilitas dalam mendapatkan layanan tersebut maka dibutuhkan sebuah surat keterangan akan penyandang disabilitas dari pihak RT/RW tempat tinggalnya. Untuk benar-benar layanan paket tersebut tepat sasaran kepada masyarakat disabilitas maka pihak IndiHome akan selalu melakukan proses verifikasi dan filtering. Adanya hal tersebut membuat layanan tersebut tepat sasaran kepada pemerataan bagi para penyandang disabilitas di masyarakat Indonesia.

Tidak hanya itu saja kini Telkom Group yang merupakan perusahaan induk dari IndiHome juga menyediakan berbagai macam hal bagi para penyandang disabilitas. Dari sekian banyak tersebut salah satu hal yang dilakukan tersebut dengan menggelar sebuah pelatihan TIK. Dimana Pelatihan TIK bagi Disabilitas 2023 dengan tema"Inclusive and Effective Learning Enviroment for Disabilities". Kegiatan pelatihan tersebut merupakan sebuah inisiasi dari Yayasan pendidikan telkom kepada seluruh SMK atau SMA yang ada di Telkom se-Indonesia. Tujuan adanya kegiatan tersebut untuk memberikan sebuah pengetahuan kepada teman-teman disabilitas terhadap hal-hal yang berkaitan dengan Digital Marketing, Design Grafis, dan Content Creator.

Bahkan kini di beberapa tempat pekerjaan yang ada pada Telkom Group sudah menyediakan akan tempat kerja inklusif dan ramah terhadap penyandang disabilitas. Working Circumtances Telkom dibentuk untuk dapat mengakomodasikan adanya kehadiran berbagai macam karyawan dengan berbagai macam kondisi termasuk disabilitas. Jika dilihat kini sudah hampir kurang lebih 80 karyawan disabilitas yang tergabung menjadi bagian dari Telkom Group.

Pihak Telkom Group selaku induk dari IndiHome juga membentuk sebuah inisiasi pembelajaran akan bahasa isyarat melalui sebuah aplikasi I Can Hear And Talk (I-Chat). Inovasi yang dilakukan tersebut sudah dikembangkan oleh Telkom sejak 2010 sebagai sarana pembelajaran untuk bahasa isyarat kepada pada difabel atau masyarakat umum yang mau mempelajari bahasa isyarat. Untuk contoh pengaplikasian akan hal tersebut sudah mulai diterapkan ke banyak kota besar di Indonesia dan kepada Sekolah Luar Biasa (SLB-B) disertai dengan pemberian bantuan komputer kepada beberapa SLB-B terpilih.

Adanya sebuah kolaborasi antara pihak IndiHome melalui layanan internet ditambah beberapa hal yang dilakukan oleh Telkom Group selaku induk utama dari IndiHome. Kondisi tersebut membuat pemerataan akan para disabilitas yang ada di Indonesia dapat merasakan persamaan akan hak atau hal lainnya dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Sehingga masyarakat disabilitas dapat meraih kesuksesan dengan jalan yang telah dipilihnya. Tetapi kini ada sebuah pertanyaan setelah adanya layanan internet dari IndiHome dan kegiatan nyata oleh Telkom Group sebagai perusahaan induk yaitu:

Apa yang harus dilakukan oleh masyarakat disabilitas dalam kehidupan agar meraih sukses dengan dorongan dari IndiHome dan Telkom Gruop yang dilakukan?

Untuk menjawab pertanyaan diatas harus melihat kondisi saat ini. Dimana kondisi saat ini sudah masuk ke dalam zaman yang serba teknologi. Adanya sebuah dampak dari kehidupan serba teknologi tersebut salah satunya yaitu akan munculnya berbagai masyarakat yang terjun ke dalam bidang konten kreator. Perkembangan tumbuhnya seseorang menjadi konten kreator sangatlah cepat akibat adanya pandemik virus Corona yang membuat masyarakat untuk tidak berpergian kemana-mana secara bebas. Kondisi tersebut membuat masyarakat melakukan kegiatan di dalam rumah saja salah satunya menjadi konten kreator. Secara nyata jika dilihat dalam media internet ada banyak sekali contoh konten kreator yang membuat berbagai macam karya yang dinikmati oleh masyarakat luas. Berikut ini beberapa contoh seseorang disabilitas tetapi mampu menghasilkan sebuah karya yang dinikmati oleh masyarakat yaitu:

Melalui bidang video salah satu contohnya bernama Arih Lystia. Ia merupakan salah satu konten kreator dengan bidang yang diambil yaitu membuat makeup akan karakter yang unik. Video akan makeup yang memiliki karakterik unik tersebut dapat dilihat melalui Youtube. Salah satu contoh video tersebut dapat dilihat dibawah ini.

Sedangkan melalui bidang kepenulisan salah satu contoh bernama Bahrul Ilmi yang merupakan seseorang kelahiran Pontianak 17 September 1994 sukses menjadi freelancer di dunia blogging, copy writing, sampai optimasi sosial media. Ia mengaku sudah terjun dalam bidang blogging sejak tahun 2012. Setelah satu tahun kemudian ada seseorang dari blogger Pontianak yang meminta bantuan untuk menulis artikel bagi kliennya. Semenjak itu ia mulai diminta untuk melakukan penulisan sebanyak 50 artikel sepanjang 300 kata yang harus diselesaikan dalam waktu seminggu.

Dua contoh tersebut merupakan seseorang disabilitas tetapi masih tetap berkarya dalam bidangnya yang digelutinya melalui media internet. Di Indonesia berdasarkan data yang dimiliki oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dengan jumlah penyandang disabilitas 2020 berada di angka 22,5 juta. Sedangkan berdasarkan data lainnya yang dimiliki oleh Survei Ekonomi Nasional (Susenas) 2020 berada di angka 28,05 juta penyandang disabilitas. Jumlah tersebut jika setiap orang menghasilkan sebuah karya akan memberikan dampak yang sangat besar.

Sisi ekonomi saja jika karya tersebut laku dipasaran maka akan merubah ekonomi dirinya dan lingkungan sekitar. Sudut pandang masyarakat akan ada perubahan yaitu dari yang terkadang adanya sebuah dari yang diragukan oleh masyarakat berubah menjadi penghargaan yang sangat tinggi terhadap kaum disabilitas sehingga mendapatkan panggung. Sedangkan sisi lain informasi hoax yang beredar akan ditekan. Apalagi di Indonesia masih banyak informasi hoax yang beredar di berbagai media sosial yang ada di internet. Belum lagi berdasarkan data memaparkan bahwa 45,5 Persen Masyarakat Ragu Mengidentifikasi Hoaks di Internet. Sehingga masyarakat mudah sekali dipengaruhi oleh informasi yang masih ragi beredar di masyarakat.

Untuk melawan informasi yang tergolong hoax salah satu cara yang dilakukan dengan cara memperbanyak jumlah konten yang baik. Dimana konten yang baik tersebut dapat diciptakan melalui masyarakat disabilitas dengan menghasilkan karya yang dinikmati pada media internet. Banyaknya jumlah konten yang dihasilkan oleh seseorang disabilitas maka akan memperkecil kemungkinan konten hoax dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Sehingga dampak dari masyarakat sering mengonsumsi informasi hoax maka dampak kurang baik dapat ditekan. Tetapi untuk dapat sukses menjadi konten kreator dengan kondisi disabilitas berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat ditempuh yaitu:

  1. Temukan passion atau minat yang dapat menjadi topuk konten yang akan dilakukan.
  2. Tentukan jenis konten yang akan dibuat antara lain tulisan, gambar, video, atau podcast.
  3. Pelajari sampai ke hulu dari bidang yang telah diambil seperti jika mengambil blog sebagai medianya maka cari sampai bisa menghasilkan blog yang baik dan SEO.
  4. Tentukan platform yang mau digunakan blog, YouTube, Instagram, atau podcast.
  5. Mulai membuat konten yang konsisten.
  6. Melakukan perluasan jaringan dengan datang ke komunitas yang ada.

Pada dasarnya ada banyak sekali cara yang dapat dilakukan salah satunya telah dipaparkan diatas. Harapannya dengan adanya tulisan ini yang membahas dari hulu sampai hilir dapat menjadi sebuah cahaya akan solusi. Dimana solusi tersebut yaitu akan masyarakat disabilitas dapat menjadi seseorang yang bekarya sesuai bidanya melalui media internet. Apalagi dengan adanya IndiHome dan Telkom Group yang sudah menopang dengan berbagai macam hal seperti yang telah dipaparkan. Lebih spesifik lagi Telkom Indonesia melalui IndiHome melalui Internet Provider selalu memberikan pemerataan internet kepada masyarakat tanpa pandang bulu sehingga diakhirnya kesuksesan masyarakat disabiltas dalam menghasilkan karya dapat lebih besar lagi.

Jadi ayo masyarakat disabilitas untuk lebih bersinar lagi dan mengeluarkan potensi yang ada didalam dirinya melalui konten kreator melalui internet yang disediakan oleh IndiHome. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi anda para pembaca. Terima kasih.

#InternetnyaIndonesia,#AktivitasTanpaBatas,#BerkontenRiaBersamaIndiHome,#LombaBlogIndiHome

Sumber tulisan, gambar, dan video:

  1. https://www.kompas.id/baca/nusantara/2023/01/30/nestapa-perempuan-disabilitas-korban-kekerasan-seksual
  2. https://id.wikipedia.org/wiki/Angkie_Yudistia
  3. https://news.detik.com/berita/d-6387408/stafsus-jokowi-harap-rumah-digital-disabilitas-lahirkan-talenta-kompetitif
  4. https://www.liputan6.com/news/read/2460027/IndiHome-dorong-kemajuan-penyandang-disabilitas
  5. https://sulsel.fajar.co.id/2023/04/08/yayasan-pendidikan-telkom-gelar-pelatihan-tik-bagi-disabilitas/
  6. https://www.telkom.co.id/sites/about-telkom/id_ID/news/hari-disabilitas-internasional-2022,-telkom-hadir-untuk-seluruh-masyarakat-indonesia-1859
  7. https://money.kompas.com/read/2021/11/19/162636926/kisah-arih-lystia-penyandang-disabilitas-yang-sukses-sebagai-content-creator?page=all
  8. https://youtu.be/wsftGEl3ZP8
  9. https://www.liputan6.com/regional/read/4573657/mengenal-bahrul-ilmi-blogger-disabilitas-yang-terus-berkarya-melawan-pandemi
  10. https://www.kompas.id/baca/humaniora/2023/01/03/pemberdayaan-penyandang-disabilitas-dimulai-dari-pendataan
  11. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/07/22/tingkat-keyakinan-masyarakat-dalam-mengidentifikasi-hoaks
  12. https://www.youtube.com/watch?v=sbUzkC6U5P8
  13. https://www.kemenkopmk.go.id/pancasila-di-generasi-tik-tok
  14. https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Logo_BUMN_Untuk_Indonesia_2020.svg
  15. https://www.youtube.com/watch?v=psRZzONLhoM
  16. https://indihome.co.id/addon/wifiidseamless
  17. https://jurnal.dpr.go.id/index.php/hukum/article/view/215#:~:text=Undang%2DUndang%20No.%204%20Tahun,fasilitas%20umum%20untuk%20penyandang%20cacat
  18. https://pixabay.com/id/photos/ayah-dan-anak-berjalan-kereta-api-2258681/
  19. https://pixabay.com/id/photos/penindasan-kekerasan-kemenangan-3048645/
  20. https://www.youtube.com/watch?v=102WF9AJ7i8
  21. https://pixabay.com/id/photos/air-mata-menangis-rasa-sakit-4551435/
  22. https://pixabay.com/id/photos/wanita-wajah-media-sosial-pikiran-1446557/

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Pemerataan Kesetaraan Gender Pada Disabilitas Untuk Meraih Kesuksesan Dalam Hidup "

Posting Komentar