Mendapatkan Pekerjaan Dengan Outsourcing

Didalam menjalani kehidupan akan ada beberapa moment-moment kehidupan yang akan dilalui secara umum oleh banyak orang. Salah satu contoh momnet kehidupan tersebut adalah mencari pekerjaan. Biasanya moment mencari pekerjaan dilakukan oleh setiap orang ketika selesai menyelesaikan pendidikan formal.

Ada sebuah desas-desus kengerian dalam mencari pekerjaan ditengah kehidupan ini. Dimana kegerian tersebut adalah sulitnya mencari pekerjaan. Sulitnya mencari pekerjaan tersebut dibarengi oleh tingginya calon pekerja yang tidak sebanding dengan lowongan pekerjaan yang ada. Sehingga ada sebuah informasi kurang baik yang beredar didalam masyarakat bahwa seseorang yang diterima bekerja adalah seseorang yang memiliki orang dalam.

Salah satu contoh sulitnya mencari pekerjaan dialami oleh teman penulis yang sudah lulus kuliah. Ia bercerita bahwa dari setelah lulus sampai dua tahun ke depan sudah banyak lamaran yang dikirimkan. Baik itu dalam kota sampai luar kota semua dikirim dengan harapan akan diterima bekerja. Tetapi pada kenyataanya puluhan sampai ribuan lamaran pekerjaan tersebut belum ada satupun yang sampai lolos diterima.

Ia juga sudah cukup sering bulak-balik ke kantor depnaker untuk mengurus beberapa hal. Dengan ditemani oleh tas serta beberapa berkas baik itu CV ataupun hal lain selalu ia bawa kemana-mana. Sudah banyak biaya yang dikeluarkan baik itu untuk transportasi, makan, sampai berkas-berkas yang dibutuhkan. Akibat susahnya mencari pekerjaan tersebut ia sempat putus asa serta setiap kali ia berjalan membaca amplop coklat teringat akan sebuah lagu dari Iwan Fals tentang sarjana muda yang lelah mencari kerja. Seolah-olah ia terjun masuk ke dalam lagu itu didalam kehidupannya. 

Dikarenakan di kota kelahiran tidak ada berita lowongan pekerjaan, ia pun beberapa kali melakukan merantau ke beberapa kota lainnya. Dari perusahaan A sampai perusahaan Z semua dikirim berkas lamaran. Walaupun ada peluang kecil pun ia tetap kirim dengan harapan dapat diterima bekerja. Pernah beberapa kali beberapa teman menjanjikan sebuah pekerjaan. Tetapi beberapa pekerjaan yang ditawarkan tersebut harus dilakukan pembayaran diawal. Dimana biaya pembayaan tersebut pada saat itu ia bercerita cukup tinggi apalagi dengan kondisi sudah mulai menipis uang tabunganya.

Sehingga dari banyaknya tawaran pekerjaan dari teman yang harus membayar banyak yang ditolak oleh ia. Dari sekian banyak ada satu lamaran tersebut diterima walaupun harus membayar. Sesampainya di tempat pekerjaan ternyata tidak langsung diterima tetapi harus menunggu informasi lebih lanjut yang lama. Beberapa hari, beberapa minggu, sampai sebulan sudah ditunggu barulah mendapatkan pekerjaan tersebut.

Pertama kali datang ke tempat pekerjaan tentunya ada hal yang menarik salah satunya diberikan tempat tidur. Dengan adanya tempat tidur yang diberikan dapat menghemat biaya. Setelah melihat tempat tidurnya ternyata harus ditempati oleh ber-6 dengan luas yang begitu sempih. Bahkan untuk tidur secara lurus sangat sulit karena ber-6 orang tersebut. Tidak hanya sulit untuk tidur tetapi juga ada beberapa nyamuk yang selalu berusaha menghisap darah serta berisik ketika terbang terdengar oleh telinga.

Lingkungan tempat tidur yang seperti itu serta dikombinasikan oleh tekanan pekerjaan yang tidak sesuai dengan perjanjian awal membuat ia mulai berubah. Sekian banyak perubahan yang ia alami yang terlihat secara mata telanjang dari badannya. Badan ia mulai terlihat kurus seperti tidak ada daging yang ada hanyalah tulang-belulang. Akibat perubahan pada badan ditambah mulai perlahan-lahan banyak beberapa pekerja lain mengundurkan diri membuat ia juga mengundurkan diri. Untungnya uang hasil dari pekerjaan tersebut masih dapat digunkan untuk biaya transportasi kembali kerumah. Setelah keluar ia mencari pekerjaan yang sesuai dengan kepribadian dirinya. Tetapi ternyata setelah beberapa tahun berlalu belum ada pekerjaan yang nyantol kepadanya.

Rasanya ia hampir putus asa karena penolakan akibat pekerjaan tersebut. Berdoa yang dikombinasikan dengan berusaha secara maksimal selalu dilakukan tetapi ternyata hasilnya masih belum terlibat. Apalagi dengan kondisi teman seangkatan yang sudah mendapatkan pekerjaan. Pekerjaan-pekerjaan teman seangkatan tersebut sudah diterima di perusahaan besar dengan gajih yang sudah berada di angka dua digit. Akibat perbedaan kondisi tersebut sering kali ia bertanya-tanya dengan sebuah pertanyaan klasik tetapi selalu terbayangi, pertanyaan tersebut yaitu:

BAGAIMANA TEMAN-TEMAN SEANGKATAN BISA MEMILIKI PERBEDAAN YANG CUKUP JOMPANG DENGAN SAYA???

Saat tersebut juga ada beberapa teman seangkatan lainnya yang sudah mulai bisa membeli berbagai barang dengan merek-merek terkenal. Sedangkan pada saat itu kondisi ia masing lontang-lantung tidak jelas kemana arah tujuan. Walaupun terkadang ada kerja serabutan tetapi tidak dapat mencover biaya kehidupan sehari-hari.

Dan dari kisah kehidupan teman tersebut membuat penulis membuat termenung. Termenung akan sebuah pertanyaan yang selalu muncul akibat kisah yang ditengar. Dimana pertanyaan yang terpikirkan oleh penulis terhadap teman penulis yaitu:

MENGAPA TEMAN-TEMAN SEANGKATAN YANG DAHULU DAPAT MENDAPATKAN PEKERJAAN LEBIH BAIK DARI PADA TEMAN PENULIS TERSEBUT, SEHINGGA SEOLAH-OLAH SEKOLAH TIDAK BEGITUH BERMANFAAT?

Memang untuk mendapatkan jawaban akan pertanyaan tersebut cukup lama pengamatan yang dilakukan penulis. Tidak hanya pengamatan tetapi penulis juga melakukan sebuah analisis lebih dalam. Sekian banyak jawaban dari hasil pengamantan dan analisis yang dilakukan jawaban yang dipilih adalah ketrampilan. Ternyata ketrampilan merupakan perbedaan yang sangat mencolok antara seseorang yang menerima pekerjaan dengan mudah setelah lulus dengan yang tidak. Untuk dapat tetap mendapatkan pekerjaan setelah lulus dibutuhkan sebuah kontribusi atas kehadiran sebuah perusahaan alih daya Profesional/Outsourcing.

Outsourcing merupakan sebuah istilah yang sudah cukup terkenal didalam dunai ketenagakerjaan di Indonesia. Jika disuruh disederhanakan outsourcing bisa diartikan sebagai alih daya. Sedangkan menurut UU Nomor 13 Tahun 2003 atau UU Ketenagakerjaan mengatakan bahwa outsourcing adalah penyerahan sebagian pekerjaan kepada perusahaan lain (subkon). Biasanya di Indonesia penyerahan sebagai pekerjaan melalui sebuah mekanisme perjanjian borongan atau melalui penyediaan jasa pekerjaan atau buruh.

Di Indonesia awal-awalnya munculnya merupakan sebuah pekerjaan yang tidak memliki hubungan secara langsung dengan sebuah bisnis inti dari perusahaan tersebut. Sehingga akibat kondisi tersebut pihak perusahaan dapat mengalihkan pekerjaan tersebut kepada pihak atau perusahaan lain. Akibat penerapan tersebut biasanya para karyawan yang tergabung dalam outsourcing berukan karyawan yang dari perusahaan pengguna. Diujungnya membuat para karyawan yang termasuk ke dalam bagian dari outsourcing tidak memiliki sebuah kejelasan pada jenjang karier seperti karyawan tetap pada perusahaan.

Biasanya pekerjaan yang termasuk ke dalam outsourcing ada banyak sekali seperti operator call center, katering, petugas keamanan, dan masih banyak lagi. Dikarenakan kemudahaan yang ditawarkan oleh pihak perusahaan ooutsorcing terus menarik untuk digunakan beberapa perusahaan lainnya. Berdasarkan sebuah penelitian oleh Deloitte Global Outsourcing Survey ada beberapa faskta dan statistik mengenai alasan banyak perusahaan memilih menggunakan jasa outsorcing untuk kegiatannya yaitu:

Pertama adalah mengurangi biaya sebesar 59%, kedua untuk dapat fokus kepada tujuan bisnisnya sebesar 57%, ketiga untuk mengatasi permaslahan kapasitas 47%, keempat adalah meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan sebesar 31%, dan kelima adalah mendapatkan bantuan tim yang sudah profesional pada bidangnya sebesar 28%.

Perusahaan yang menggunakan layanan dari outsorcing juga tidak perlu menyediakan berbagai macam hak maupun fasilitas seperti pekerja tetap diperusahaan tersebut. Alasannya karena semua hal maupun fasilitas sudah diberikan oleh perusahaan outsourcing. Pada aturan UU Nomor 13 Tahun 2013 tersebut mengatakan bahwa pihak outsourcing tidak boleh digunakan untuk pekerjaan yang berkaitan secara langsung pada proses produksi. Sehingga mau tidak mau pihak pengguna dari penyedia layanan outsourcing hanya dapat digunakan pada jasa-jasa penunjang saja. Untuk lebih jelasnya mengenai akan hal tersebut berada di Pasal 66 UU Ketenagakerjaan yang mengatakan "Pekerja/buruh dari perusahaan penyedia jasa pekerja/buruh tidak boleh digunakan oleh pemberi kerja untuk melaksanakan kegiatan pokok atau kegiatan yang berhubungan langsung dengan proses produksi, kecuali untuk kegiatan jasa penunjang atau kegiatan yang tidak berhubungan langsung dengan proses produksi".

Tidak mudah untuk dapat menemukan sebuah perusahaan outsourcing yang dapat dipilih sebagai partner kerja. Walaupun kini sudah ada berbagai macam media cetak, elektronik, dan internet yang memaparkan keunggulan perusahaan outsourcing tetapi untuk menggunakan layanan tersebut tidaklah mudah. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum sebuah perusahaan menggunakan layanan dari outsourcing tetapi salah satu hal yang diperhatikan tersebut yaitu:

Pertama adalah melakukan pencarian dan seleksi mengenai beberapa perusahaan penyedia jasa outsouricing. Pencarian data mengenai perusahaan tersebut dilakukan sebanyak-banyaknya minimal sampai 20 atau mungkin lebih. Setelah didapatkan beberapa perusahaan outsourcing terpecaya dilakukanlah seleksi. Seleksi yang dilakukan dari mulai kejelasan alamat perusahaan, rekam jejak, komplain yang diterima, dan masih banyak lagi. Pastinya ketika dilakukan seleksi tersebut akan terjadi gugur beberapa perusahaan outsourcing karena tidak sesuai persyaratan yang ditentukan. Diakhir seleksi yang dilakukan dipastikan didapatkan sebuah perusahaan outsourcing dengan persayatan spesifikasi yang diinginkan oleh pihak penyewa layanan outsourcing tersebut.

Kedua adalah fleksibel terhadap peraturan yang berlaku. Pastinya disini pihak perusahaan outsorcing memiliki sebuah peraturan sendiri dengan pihak perusahaan pengguna layanan outsorcing. Adanya peraturan yang sendiri-sendiri tersebut memiliki potensi akan terjadi gesekan antara kedua belah pihak. Maka dari itu disini sebelum pihak perusahaan pengguna layanan outsorcing terlebih dahulu pastikan bahwa pihak penyedia layanan outsorcing memiliki sifat fleksibel terhadap peraturan pengguna layanan outsorcing agar tidak ada sebuah adapatasi baru lagi yang membutuhkan waktu dan tenaga yang lama bagi para pekerjanya.

Ketiga adalah harga dan metode pembayaran. Harga merupakan salah satu faktor yang harus diperhatikan ketika mau menggunakan layanan outsorcing. Disini pihak pengguna layanan outsorcing jangan hanya tergoda dengan harga yang miring. Biasa saja harga yang miring tersebut memiliki kualitas sumber daya manusia yang kurang baik. Tentunya jika sudah didapatkan sumber daya manusia kurang baik yang merasa dirugikan balik lagi kepada pihak pengguna layanan outsorcing. Tetapi bukan berarti bahwa harga yang mahal akan sebanding pula dengan kualitas sumber daya manusianya. Maka dari itu disini pihak pengguna layanan outsorcing harus terlebih dahulu mengecek harga yang ditawarkan.

Setelah dirasakan cocok dengan harga yang ditawarkan hal lain yang harus dicek adalah metode pembayaran. Setiap perusahaan pemiliki layanan outsorcing pastinya memiliki cara sendiri-sendiri dalam metode pembayaran. Beberapa pihak pemilik jasa outsorcing ada yang menginginkan metode pembayaran diawal, diakhir, atau awal serta akhir. Apabila tidak dicek diawal bisa pihak pemilik layanan outsorcing menginginkan metode pembayaran yang berbeda-beda disetiap bulannya. Jika sudah demikian maka bisa saja terjadi ketika pengguna layanan sedang tidak memiliki keuangan yang baik kemudian ditagih pembayaran atas penggunaan layanan outsorcing. Ketika sudah terjadi kondisi demikian maka akan merugikan kedua belah pihak khususnya pengguna layanan outsorcing. Bisa saja akibat terjadi penunggakan karena tidak diketahui metode pembayaran bulannanya membuat kedua pihak tersebut sampai bertarung di meja hijau.

Keempat adalah metode perekrutan sumber daya manusia. Inti dari penyedia outsorcing adalah menyediakan sumber daya manusia yang dapat membantu perusahaan lain selain bidang produksi. Sehingga dengan kondisi tersebut pihak pengguna layanan outsorcing harus memperhatikan metode perekrutan sumber daya manusia pada perusahaan penyedia outsorcing. Ada banyak sekali metode yang digunakan untuk perekrutan sumber daya manusia sebelum benar-benar ditetapkan menjadi bagian didalamnya. Disini sebelum benar-benar menyetujui pihak pengguna layanan outsorcing lebih baiknya meminta hasil dari metode perekrutan sumber daya manusia yang dilakukan. Dari hasil tersebut maka pengguna layanan tersebut dapat yakin bahwa sumber daya manusia yang dikirimkan benar-benar memiliki skill yang dibutuhkan.

Pada dasarnya ada banyak sekali hal-hal yang harus diperhatikan sebelum perusahaan pengguna layanan outsorcing tetai salah satu hal tersebut telah dipaparkan diatas. Berbicara perusahaan penyedia layanan outsorcing maka pertama kali yang terlintas oleh penulis adalah PT.Sinar Jernih Suksesindo (SJS). Kemudian timbul sebuah pertanyaan yaitu:

APA ITU 

PT.SINAR JERNIH SUKSESINDO (SJS)???

PT.Sinar Jernih Suksesindo (SJS) merupakan sebuah perusahaan yang bergerak pada bidang outsourcing. PT.Sinar Jernih Suksesindo (SJS) juga menyediakan berbagai layanan dengan tenaga kerja dan layanan outsourcing khusus bagi para penggunanya. Alasan utama berdirinya PT.Sinar Jernih Suksesindo (SJS) agar dapat memenuhi tingginya kebutuhan akan permintaan tenaga kerja yang terampil dan berkualitas bagi berbagai macam perusahaan yang ada. Dengan adanya PT.Sinar Jernih Suksesindo (SJS) sebagai penyedia layanan outsourcing dapat memenuhi akan kebutuhan tenaga terampil dan berkualitas bagi agar perusahaan yang membutuhkan tetap dapat berjalan tanpa adanya hambatan didalamnya.

Setelah berjalan dari mulai awal sampai saat ini sudah banyak sekali para pengguna layanan outsourcing dari pihak PT.SinarJernih Suksesindo (SJS). Bahkan bisa dikatakan bahwa para pelangganya tersebut mulai dari perusahaan lokal maupun multinasional yang sudah tersebar di berbagai macam industri pada seluruh tanah air. Dengan sudah banyaknya pengguna layanannya tersebut PT.SinarJernih Suksesindo (SJS) selalu memiliki komitmen dapat meningkatan layanannya dari mulai inovasi, layanan, dan berbagai macam hal lainnya.

Ada hal yang menarik pada PT.Sinar Jernih Suksesindo (SJS) adalah sebuah keyakinan. Dimana didalam PT.Sinar Jernih Suksesindo (SJS) yakin bahwa aset terbesar pada perusahaan tersebut bertumpu pada sumber daya manusianya. Akibatnya para sumber daya manusia yang terlibat pada harus diseleksi sangat ketat sehingga yang bergabung memiliki skill yang sesuai dengan posisi dibutuhkan. Tidak hanya itu saja pihak PT.Sinar Jernih Suksesindo (SJS) sebagai pihak penyedia layanan outsourcing juga turut memberikan sebuah konstribusi yang besar bagi pengelolaan tenaga kerja di Indonesia salah satu yaitu:

Pertama adalah memberikan sebuah keterampilan dengan tenaga pelatih yang profesional. Secara khusus disini pihak PT.Sinar Jernih Suksesindo (SJS) memberikan sebuah keterampilan. Keterampilan tersebut diberikan oleh tenaga profeional kepada pihak pengguna layanan dari PT.Sinar Jernih Suksesindo (SJS) sesuai dengan kesepakatan awal dan kesepakatan tingkat layanan yang digunakaan. Ada banyak sekali keterampilan yang diberikan dari mulai pelatihan soft skill seperti pelatihan motivasi sampai pelatihan hipnoterapi sampai yang lainnya. Belum lagi disini pihak PT.Sinar Jernih Suksesindo (SJS) melalui pelatih profesional melakukan sebuah penyusuaian terhadap materi yang diberikan sesuai kebutuhkan. Agar lebih maksimal pihak PT.Sinar Jernih Suksesindo (SJS) juga menyediakan sebuah staf in house trainer yang berpengalaman bagi para pengguna layanan tersebut. Sehingga diakhirnya keterampilan bagi tenaga kerja dapat meningkat lebih baik dari pada sebelumnya.

Kedua adalah menyediakan sumber daya manusia dengan skill yang telah disesuaikan dengan kebutuhan industri. Disini sumber daya manusia yang dapat tergabung kedalam PT.Sinar Jernih Suksesindo (SJS) hanya seseorang dengan skill terbaik dibidangnya. Cara untuk menyeleksi akan mendaptkan seseorang dengan skill terbaik adalah melalui perekrutan serta beberapa uji diawal. Beberapa uji yang dilakukan untuk dapat mengetahui akan skill dan kondisi dari pekerja tersebut. Sehingga dari hasil uji tersebut dapat menjadi sebuah patokan bagi PT.SinarJernih Suksesindo (SJS) untuk dapat menyarulkan seseorang kepada pihak pengguna layanan outsourcing sesuia dengan skill seseorang tersebut. Sehingga diakhirnya kebutuhan tenaga terampil di sektor industri dapat dipenuhi oleh PT.Sinar Jernih Suksesindo (SJS) sebagai perusahaan penyedia layanan outsourcing sesuai skill yang dimiliki pekerja tersebut.

Ketiga adalah memberikan pengajian yang layak dan tepat waktu. Didalam PT.Sinar Jernih Suksesindo (SJS) percaya bahwa dalam mengajih karyawan merupakan sebuah hal yang terpenting bagi karyawan tersebut. Pada umumnya gajih yang diberikan oleh PT.Sinar Jernih Suksesindo (SJS) akan digunakan oleh karyawan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sehingga apabila pihak PT.Sinar Jernih Suksesindo (SJS) memberikan telat dalam memberi gajih maka akan menganggu aktifitas kehidupan karyawan. Tentunya disini pihak PT.Sinar Jernih Suksesindo (SJS) tidak mau akan terjadi pada karyawan sehingga pemberian gajih sesuai dengan komitmen diawal. Serta akan ada sebuah notifikasi bawaan yang dikirim melalui SMS mengenai detail gaih yang diterima bagi karyawan kontrak.

Keempat adalah memberikan layanan sesuai dengan kebutuhan. Setiap pihak pastinya memiliki kebutuhan yang berbeda-beda antara perusahaan A dan perusahaan lainnya. Kondisi tersebut disini pihak PT.SinarJernih Suksesindo (SJS) selalu berusaha untuk memberikan sebuah layanan sesuai kebutuhan setiap pihak tersebut. Melalui pendekatan konsultatif pihak PT.Sinar Jernih Suksesindo (SJS) selalu dapat memberikan kebutuhan pengguna serta menindaklanjuti maupun menyesuaikan agar mendapatkan sebuah outpus sesuai kebutuhan pihak perusahaan penggunannya.

Berbicara mengenai konstribusi sudah ada banyak sekali hal yang dilakukan oleh PT.Sinar Jernih Suksesindo tetapi salah satunya telah dipaparkan diatas. Apalagi kini sudah 10 Tahun SJS berdiri jika dianalisis lebih dalam akan ada banyak sekali yang telah dilakukan. Dimana salah satunya yaitu training dan sosialisasi karyawan penempatan Jotun, sosialisasi karyawan penempatan BCA Multifinance, sampai sosialisasi karyawan penempatan Grab. Semua hal yang dilakukan oleh PT.Sinar Jernih Suksesindo membuat seseorang yang belum mendapatkan pekerjaan dapat yakin memiliki pekerjaan yang sesuai dengan skill yang dimiliki sehingga kata SJSYakin dapat kerja merupakan sebuah keyakinan yang harus selalu diyakini oleh pihak yang tergabung dalam perusahaan PT.Sinar Jernih Suksesindo.

LANTAS, BAGAIMANA CARANYA UNTUK DAPAT BERGABUNG MENJADI BAGIAN DARI PT.SINAR JERNIH SUKSESINDO???

Agar lebih jelas mengenai pemaparan atas pertanyaan diatas maka disini penulis memaparkan melalui sebuah video. Harapannya dengan dipaparkan melalui sebuah video para pembaca dapat lebih memahami karena video menampilkan gambar serta audio sehingga dapat dipahami dibandingkan hanya melalui sebuah tulisan yang mengandalkan kata-kata saja.

Dengan adanya kontribusi yang sangat besar dilakukan oleh PT.Sinar Jernih Suksesindo seperti yang telah dipaparkan diatas dapat memberikan dampak yang besar. Dimana salah satu dampak yang besar tersebut adalah penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Potensi industri Indonesia yang terus bertumbuh dibutuhkan sebuah sumber daya manusia yang memiliki skll sesuai dengan kebutuhan industri. Adanya PT.Sinar Jernih Suksesindo selain dapat menarik seseorang menjadi sumber daya manusia yang dapat memenuhi kebutuhan akan dunia industri yang sedang naik-naiknya. Tidak hanya itu saja juga dapat memberikan harapan cerah bagi seseorang yang belum mendapatkan agar kehidupannya menjadi lebih baik dari pada sebelumnya.

Semoga dengan ada tulisan ini dapat bermanfaat bagi anda para pembaca. Terima kasih.

Sumber gambar, video, dan tulisan:

  1. https://money.kompas.com/read/2021/07/08/220300126/apa-itu-outsourcing--pengertian-contoh-dan-aturannya-di-indonesia?page=all
  2. https://phintraco.com/fakta-dan-statistik-seputar-outsourcing/#_ftn1
  3. https://www.youtube.com/watch?v=i4wmLsF6HMk
  4. https://www.youtube.com/watch?v=fg5H2DnseYU
  5. https://youtu.be/3jhy03zlEls
  6. https://serangid.id/tag/sinarjernihsuksesindo-co-id
  7. UU Nomor 13 Tahun 2013  
  8. http://sinarjernihsuksesindo.co.id/publik/
  9. https://pixabay.com/id/photos/kelulusan-remaja-sekolah-tinggi-995042/
  10. https://pixabay.com/id/photos/putus-asa-pengusaha-bisnis-2261021/
  11. https://pixabay.com/id/photos/pekerjaan-mencari-aplikasi-kriteria-3338103/

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mendapatkan Pekerjaan Dengan Outsourcing "

Posting Komentar